Tentang Cinta, Hidup, dan Perenungan

MenulisSaia selalu suka dengan kutipan kata-kata bermakna yang saia dapatkan selama perjalanan hidup. Kutipan yang bisa datang dari film, buku, atau pun obrolan ringan dengan teman-teman. Kata-kata penuh makna yang bisa menjadi perenungan ketika saia mengalami cerita yang sama di balik kalimatnya. Kata-kata yang mengingatkan saia untuk mencari tau makna hidup itu sendiri. Bukankah Socrates pernah bilang bahwa hidup yang tidak pernah dipertanyakan adalah hidup yang tidak layak diteruskan?


Karena kesenangan tersebut, kadang saia mencoret-coret kata-kata sendiri. Kutipan yang bisa datang ketika saia berada di atas tempat tidur, terjebak di sempit ruang kereta, atau pun ketika menghabiskan malam-malam nun jauh di sana (Semarang, Dieng, Bandung, Santolo). Dan biasanya saia menulisnya di sebuah mikroblogging. Sekadar untuk berbagi, tidak lebih. Bukankah berbagi menjadikan hidup kita lebih berwarna, lebih bermakna?


Berikut ini 10 rekam coretan yang bisa saia kumpulkan selama tahun 2009:

Bergeraklah! Diam hanya akan melemahkan niat, membutakan rencana, dan membekukan cita-cita (4 Januari, Puncak)

Karna niat terbetik, kata terucap, dan janji terangkai selayaknya dipenuhi (23 Januari, Depok)

Karna yang kubutuhkan kehadiranmu, bukan sms-sms imajinermu (22 Februari, Kos)

Even if your signal is in the weakest pulse; If I believe, I’ll keep tracking it time after time (23 Juli, Kantor)

Momen perjalanan adalah satu momen yang paling banyak mendatangkan inspirasi (07 Agustus, Menjelang ke Dieng)

Hanya ada dua pilihan dalam hidup: mengeluh untuk terus tertinggal atau bangkit untuk tetap mengejar (7 Oktober, di atas kereta)

Menulislah dari hatimu. Sesederhana apa pun bentuk dan isinya, ia akan mampu sampai di hati pembacamu (11 Oktober, menjelang kumpul blogger)

Kesalahan itu untuk diperbaiki, kelemahan untuk dipahami, dan keterbatasan untuk disiasati (11 November, kantor)

Tanpa menunggu.. kau takkan tau arti merindu (22 November, di remang malam)

Coretan-coretan tak penting, sememangnya.

89 thoughts on “Tentang Cinta, Hidup, dan Perenungan

  1. Tanpa menunggu.. kau takkan tau arti merindu (22 November, di remang malam)

    tapi pertanyaannya “sampai kapan harus menunggu?” sampai rasa itu binasa oleh waktu..atau sampai jalan benar2 bertemu dengan ujungnya..terlalu banyak tangis yg pecah karena “menunggu”
    heheheheh sisi lain “merindu” dari kacamata yg selalu menunggu (tongue)

    • dalem curhatnya… ya berarti batasan menunggu tiap-tiap kasus itu berbeda. Pun kadar yang dihasilkan akan berbeda. Ayo dong katakan, cha! *towel-towel Icha* (evilsmirk)

    • hmm mungkin karena mereka sudah sering mengalami masalah tersebut sehingga bisa melihat dengan clear solusi yang diinginkan? (thinking)
      Kalau kesan menggurui mungkin terletak dari gaya bicara orang itu juga kali ya pak (goodluck)

  2. Bentuk karakter melankolis yang menginginkan perfeksionis, pencemburu berat, dan memiliki daya tarik sendiri.

    Senang berkunjung kemari. :)

  3. wew … gw suka sama quote yg nih…

    “Menulislah dari hatimu. Sesederhana apa pun bentuk dan isinya, ia akan mampu sampai di hati pembacamu” (11 Oktober, menjelang kumpul blogger)

    terima kasih telah berbagi :)

  4. Menulislah dari hatimu. Sesederhana apa pun bentuk dan isinya, ia akan mampu sampai di hati pembacamu.

    * ini yg selalu kulakukan,tulislah apapun yg terbersit dipikiran dan hatimu. terkadang jgn perdulikan ejaan dan tata bahasa,menulislah dgn hatimu,tulisanmu akan sampai ke hati pembacamu.

    kunjungan pertama mas,salam kenal

  5. “Hanya ada dua pilihan dalam hidup: mengeluh untuk terus tertinggal atau bangkit untuk tetap mengejar (7 Oktober, di atas kereta)”….hm milih mana yah…

  6. kutipan, mungkin itulah kata/kalimat yang paling disukai oleh para penyuka kata-kata [lalu bagemana dengan nick saya yah (lmao)] saya sendiri suka sekali dengan yang namanya kata-kata sejak dibangku smp dulu, sebagaian kata-kata yang menurut saya pantas untuk dipublikasikan waktu itu saya kirim ke salah satu radio/fm yang ada di daerah saya dan sebagiannya saya simpan rapat-rapat di buku diary saya [cuma saya ntu buku dah hilang entah kemana (tears)] berlanjut dengan semakin berkembangnya dunia teknologi, sekitar awal tahun 2006 saya pun menyimpan kata-kata di Yahoo! 360° hingga saat itu pun secara tidak langsung saya telah memulai aktivitas blogging saya namun sungguh disayangkan fasilitas gratis dari Yahoo itu sekarang sudah tewas (doh) dan berlanjut pula saya menikmati fasilitas gratis dari blogger dengan alamat heartquiet.blogspot.com dan sejak saya memiliki domain berbayar pada pertengahan 2008 saya memutuskan untuk menghapus domain di blogger tersebut dengan memindahkan content-nya ke domain berbayar saya disini words.addiehf.com namun weblog disitu pun tidak bisa bertahan lama dan hanya bisa bertahan 1 tahun saja dikarenakan server hostingan yang saya naungi mengalami kebangkrutan. dan berkah dari persahabatan di dunia blogging akhirnya saya mendapatkan subdomain gratis full ftp kontrol dari jogloabang pada akhir juni 09 hingga sekarang (dance) [ihhhh malah curat saya]

    oia, mengenai kutipan saat ini saya sedang menikmati dan mendalami yang ini: aku ataukah dunia yang mengikuti namun saya lupa tuh tanggal pasti saya menemukan kutipan itu, tapi kira-kira pas awal-awal ngeblog deh (lol) lalu …. apalagi yah….. udah dulu deh lagi edit2 draft postingan ultah nyemplurk sy yg gga selesei2 dari kemaren (doh)

  7. Quoting from famous people is good, but the best is making your own quote upon experiencing a tremendous event in your life. And Dhod you just did it, you make some quotes that might inspire your readers.

    I do have some non-important quotes, but still keep them just for myself.

    Bravo Dod

  8. “Menulislah dari hatimu. Sesederhana apa pun bentuk dan isinya, ia akan mampu sampai di hati pembacamu”..Saya suka qoute yang itu..Semoga catatan di blog anda, benar2 dari hati, yang implikasinya bisa membawa spirit baru bagi siapa saja yang mampir ke blog ini…

  9. “Karna yang kubutuhkan kehadiranmu, bukan sms-sms imajinermu”…ow, ow, ow…semoga yang dimaksud bukan smsku yach..krn merasa smsnya tidak imajiner, dan tentu tdk bisa hadir di kosnya krn bukan muhrimnya he..he..btw kumpulan kata katanya bagus, sesuai suara hati dgn bermakna..proud of you.

  10. Kesalahan itu untuk diperbaiki, kelemahan untuk dipahami, dan keterbatasan untuk disiasati (11 November, kantor)

    hmm…nancep juga quoteyg ini buat bebek

  11. hmm..apa yah..mau komen dikit ah..

    dari 2 postingan yg bebek baca sampai detik ini

    sepertinya mas dody sangat mahir dalam aspek kemampuan verbal dan analisa sintesa yg membuat mas dody mahir untuk melakukan tugas2 yg mengandung komuniksi dan pemecahan masalah. Sebaliknya, saya menduga bahwa mas dody kurang mahir untuk pemahaman numerik dan daya ingat. Hal ini membuat mas dody sulit untuk diandalkan untuk tugas2 yg mengandung perhitungan dan hafalan.

    mas dody terlihat cukup berambisi untuk mencapai sesuatu, namun sayang,,,saya merasa ada hal2 lain yg mudah membuyarkan kosentarasi. dan saya tidak tahu itu apa.

    cara berpikirnya yg sistematis dan inisiatif cukup membuat orang-orang di sekitarnya terkagum2.

    sikap mas dody yg luwes dan fleksibel membuatnya trampil menyesuaikan diri dalam berbagai situasi yg berbeda.

    the last,, sikap mental yg sabar, membuat mas dody lebih bertoleransi dan tidak suka memaksakan kehendak.
    pribadi yg matang, percaya diri, luwes, dan stabil dalam pengendalian emosi merupakan kekuatan utama mas dody dalam membina hubungan interpersonal denganorang lain….

    huff…..maaf yak mas kalo ada yg menyinggung..
    analisa ini saya buat, setelah saya membaca 2 postingan saja dari blogmu..

    cheerr..

    bebeksedap

        • Saia sebenernya tidak terlalu mahir berkomunikasi, meski untuk pemecahan masalah saia capable.

          Kesalahan analisa 5% di atas itu tentang penguasaan numerik.. Saia justru paling nyaman di bagian ini. Meski tidak extraordinary, tapi above the average hehe.. Mungkin itu uniknya saia, di samping mahir menghitung, saia pun bisa merangkai kata dengan baik hehe..

          Selebihnya saia anggap sebagai pujian, Ki (goodluck)

          Senangnya dianalisa seorang psikolog :-))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>