Ketika mendapat bonus kerja tahunan terakhir, saya sempat berbincang dengan seorang photoblogger tentang kamera serius pertama yang ingin saya beli. Diskusi pun sempat saya lakukan dengan teman-teman untuk mengetahui pendapat mereka tentang agama kamera yang mereka anut. Sampai akhirnya pilihan jatuh pada Canon Powershot G11.
Alasan saya memilihnya didasarkan keinginan untuk merasai setiap jenis kamera, dari yang terendah sampai tertinggi. Setelah pernah mencoba kamera handphone dan saku, tentu pilihan selanjutnya adalah kamera prosumer. Belum tau apa-apa tentang fotografi, koq sudah ingin loncat kelas ke DSLR, begitu bisik suara alam bawah sadar saya
. Akhirnya, pada tanggal 27 Oktober 2009, resmilah G11 menjadi pendamping sementara hidup saya. Tanggal tersebut adalah tanggal peluncuran produk kamera ini di Indonesia.
Sekilas G11
Kamera prosumer high-end ini merupakan penyempurnaan seri sebelumnya, G10, dalam hal upaya mengurangi noise yang terjadi pada hasil foto. Dengan menurunkan resolusi kamera dari 14.7MP ke 10MP, kamera ini diharapkan memiliki kinerja yang lebih baik karena sensor yang digunakan tetap CCD.
Banyak fitur kamera DSLR yang ditanamkan pada kamera ini. Bahkan beberapa fitur dijadikan tombol-tombol kamera, seperti ISO dan exposure compensation sehingga terasa lebih user-friendly dibanding kamera DSLR. Sementara itu, pilihan live view dengan LCD yang dapat diputar hingga 270 derajat memudahkan pengguna ketika mengambil spot-spot yang sulit dijangkau. Sayangnya, viewfinder yang dimiliki kamera ini hanya menggambarkan 77% kondisi aktual sebuah objek.
Nilai lebih yang saya dapatkan dari kamera ini adalah keringkasan dan kekompakannya dibanding kamera-kamera bermoncong panjang itu (baca: DSLR). Jelas akan memudahkan saya menentengnya ke mana pun. Sementara itu nilai kurangnya adalah ketika kamera ini disandingkan dengan DSLR untuk memotret orang, hampir semua pandangan mereka tertuju ke DSLR. Apakah karena kameranya lebih besar dan terlihat lebih rumit?
Project Satu Hari Satu Foto Selama 365 Hari
Jujur saja, saya masih jarang mengulik kemampuan kamera ini karena beberapa alasan. Terutama karena belum memiliki target pribadi seberapa banyak gambar yang harus saya foto atau seberapa banyak fitur yang mesti saya pelajari setiap harinya. Jadi, sampai sekarang masih belum terasah feel-nya. Padahal, a friend of mine said photography is exploration.
Lalu datanglah informasi ini: Project Satu Hari Satu Foto Selama 365 Hari yang digaungkan oleh Pitra Media Ide. Memang bukan ide orisinil darinya, tetapi saya suka spiritnya. Dengan kewajiban mengunggah satu foto setiap harinya selama setahun, kita ditantang untuk mengatasi segala hambatan ketika menyelami fotografi, seperti rasa malas, moody, atau alasan tidak punya waktu. Jadilah, saya ikut project ini bersama blogger-blogger lainnya yang menyukai fotografi. Sebutlah pinkparis dan belgaman. Bidang-bidang fotografi seperti landscape, candid, model, makro, indoor, night shot, dan arsitektur akan saya coba selami untuk mendapatkan feel itu. Sampai sekarang sih, saya paling suka dengan candid. Senang saja mencuri ekspresi orisinil mereka
.
Here’s my account to begin the project: Dhodie in Tumblr (starts on January 25, 2010).
Alasan saya memilihnya didasarkan keinginan untuk merasai setiap jenis kamera, dari yang terendah sampai tertinggi. Setelah pernah mencoba kamera handphone dan saku, tentu pilihan selanjutnya adalah kamera prosumer. Belum tau apa-apa tentang fotografi, koq sudah ingin loncat kelas ke DSLR, begitu bisik suara alam bawah sadar saya
. Akhirnya, pada tanggal 27 Oktober 2009, resmilah G11 menjadi pendamping sementara hidup saya. Tanggal tersebut adalah tanggal peluncuran produk kamera ini di Indonesia.Sekilas G11
Kamera prosumer high-end ini merupakan penyempurnaan seri sebelumnya, G10, dalam hal upaya mengurangi noise yang terjadi pada hasil foto. Dengan menurunkan resolusi kamera dari 14.7MP ke 10MP, kamera ini diharapkan memiliki kinerja yang lebih baik karena sensor yang digunakan tetap CCD.Banyak fitur kamera DSLR yang ditanamkan pada kamera ini. Bahkan beberapa fitur dijadikan tombol-tombol kamera, seperti ISO dan exposure compensation sehingga terasa lebih user-friendly dibanding kamera DSLR. Sementara itu, pilihan live view dengan LCD yang dapat diputar hingga 270 derajat memudahkan pengguna ketika mengambil spot-spot yang sulit dijangkau. Sayangnya, viewfinder yang dimiliki kamera ini hanya menggambarkan 77% kondisi aktual sebuah objek.
Nilai lebih yang saya dapatkan dari kamera ini adalah keringkasan dan kekompakannya dibanding kamera-kamera bermoncong panjang itu (baca: DSLR). Jelas akan memudahkan saya menentengnya ke mana pun. Sementara itu nilai kurangnya adalah ketika kamera ini disandingkan dengan DSLR untuk memotret orang, hampir semua pandangan mereka tertuju ke DSLR. Apakah karena kameranya lebih besar dan terlihat lebih rumit?
Project Satu Hari Satu Foto Selama 365 Hari
Jujur saja, saya masih jarang mengulik kemampuan kamera ini karena beberapa alasan. Terutama karena belum memiliki target pribadi seberapa banyak gambar yang harus saya foto atau seberapa banyak fitur yang mesti saya pelajari setiap harinya. Jadi, sampai sekarang masih belum terasah feel-nya. Padahal, a friend of mine said photography is exploration.Lalu datanglah informasi ini: Project Satu Hari Satu Foto Selama 365 Hari yang digaungkan oleh Pitra Media Ide. Memang bukan ide orisinil darinya, tetapi saya suka spiritnya. Dengan kewajiban mengunggah satu foto setiap harinya selama setahun, kita ditantang untuk mengatasi segala hambatan ketika menyelami fotografi, seperti rasa malas, moody, atau alasan tidak punya waktu. Jadilah, saya ikut project ini bersama blogger-blogger lainnya yang menyukai fotografi. Sebutlah pinkparis dan belgaman. Bidang-bidang fotografi seperti landscape, candid, model, makro, indoor, night shot, dan arsitektur akan saya coba selami untuk mendapatkan feel itu. Sampai sekarang sih, saya paling suka dengan candid. Senang saja mencuri ekspresi orisinil mereka
.Here’s my account to begin the project: Dhodie in Tumblr (starts on January 25, 2010).
wah 1 hari 1 photo, apa = 1 hari ngapdet blog jg
@katakataku, kalo satu haRi satu postingan, bisa gila gua… gak bakal bisa. wong sebulan aja cuman bisa nulis 3 Wakakakak
@Cipu, huahaha… dicoba atuh… gua ajah berniat 1 hari 1 postingan
@Cipu, ya intinya kan dapet photonya ntu, soal postingan tinggal aplod photo trus kasih judulnya aja sy gpp tuh
@katakataku kalau untuk foto sih nggak masalah karena tinggal upload hasil jepretannya ditambah sedikit pengantar. Nah kalo tulisan di blog kan setidaknya perlu riset dulu agar tidak ada data-data yang tidak valid
@quinie gutlax!
@Cipu loh sekarang belum gila tah, cip?
landscape, candid, model, makro –> istilah ini artinya apa yak?
viewnya yg seperti apa? mohon penjelasannya, suhu..
@iLLa, itu buat putu2 benda yang kecil2 la….mostly sih binatang, kayak lalat, kupu2, semut, ulat dan lainnya
sori ya dodod, aku jawabin :P
@achie, dan lainnya itu seperti apaan yah bu, apa peralatan rumah tangga macam kompor, panci, dlsb termasup juga didalamnya
@iLLa Iya, makro itu objeknya benda-benda kecil. Jadi kamera berada di dekat si objek
@katakataku bungkus die
semoga pertamax…
hehehe…
duh jadi kepengen deh ikutan proyek 365 hari…
padahal dah tau kerjaan kayak gini itu dari setahun lebih yang lalu, tapi gak tau kenapa belum dapet moodnya…
tapi sekarang sepertinya sudah sedikit kepancing nih aye,, sekalian mau lebih seriusin foto2 lagi…
@ramadoni, arrghhh saya gagal…
@ramadoni, beda tipis, cuma 3 menit doang
@ramadoni sayang anda gagal (tapi di postingan berikutnya elo menang yak)
… Ayo don, kita taklukkan tantangan Bang Pitra
@katakataku mantaf juragan
Nyaris pertamax?
sementara
Menarik om… ditunggu upgradenya ke EOS 7D
Tapi gagal pertamax ya om
Amiiin….. tahun depan deh om rencananya biar pas sama project ini
hmm… rasa2nya saya juga pengen aktualisasikan 1 day 1 photo….
yuukkk…
Ayo ikutan Mba… Saya yakin si Mba bakal semangat dengan project ini
welcome to #365shots project :) aku juga masih dalam rangka mengexplore Ixus ku, punya DSLR adalah my wish list.
Thank you Ris
… Ayo kita explore kamera masing-masing
mau jadi modelnya aja (blush) gak bisa soalnya
Boleh.. ukuran 4×6 20rb yak
Semangatlah bro buat projectna..
Iya saya setuju sekali pake prosumer dulu sebelum beralih ke DSLR..
sampai saat ini saya juga masih pake prosumer, lumix dmc fz28 nya panasonic…
Tentunya pingin segera beralih ke DSLR.. apa daya kocek tak sanggup… hahaha
“perkembangan itu terjadi oleh ketidakmenyerahan kita terhadap keterbatasan…!” hehehehe
@bandit™, ow.. lumix itu prosumer juga toh… *angguk2*
Jepretan elo oke bro… dan gw suka sama kutipan terakhirnya
Woe dod, mana poto poto ku yang terperangkap dalam kamera mu?
Poto poto yang di Curug Cilember :)
Eh, kalo butuh model poto, ada tuh yang bisa dibayar hariaN (gratis malah kalo bisa nego) *melirik amri* Xixixixii
@Cipu, jangankan amri, gua juga mau kok :p. gua udah pesen ama dodi, kalo moto gua ga boleh keliatan genduuut
@Cipu, putu2nya kan langsung masup ke trash
@Cipu wah, yang nggak lulus sensor di FB akhirnya jadi dokumentasi aja Cip. Next, kalo abis jalan-jalan langsung diburn aja buat kenang-kenangan
Whuaa… Jadi pengen cari camdig lagi.. Kek nya keren jg Gsbelas *sayang jalan2 ga diabadikan camdig.. Kecelakaan telah merenggut nyawa camdig ku* huhu..
Beli lagi dongs.. abis resepsi pasti dompet tebel dong
saya juga ikutan #365shots itu.. tapi masih pakai kamera poket. dipajangnya di gallery blog.
*promosi terselubung*
Ow segera meluncur bro
pengen banged ikutan project inih……tapi males uy bawa2 DSLR kemana2
well…..gamasalah apapun tipe kamera kita, mau poket *udah banyak yang bagus juga kok* mau prosumer *peralihan ke SLR* atau SLR itu sendiri yang penting mah skill nyah eheheheh
dan biar dapet skill -tambahan feel- itu kita harus sering2 eksplor dod
gut lak ya
@achie, kita-kita jadi penikmat putu aja deh bu
@achie Itu masalah DSLR yak
… betul, doakan saya tetap konsisten
wah bisa jadi inspirasi nie kalo mau cari camdig
Mari bereksplorasi
selamat berfotografi ya,..hehe…boleh tak aku jadi modelnya xixixi….
@senja, yukkks kita jadi model g11nya dodi…
@quinie dan @quinie hmmm others please
jadi, mau nandingin resolusi gua yang 365 itu juga nih? xixiixix….
gua yakin lu pasti bisa! semangat!!!
Amiinnn… doakan
Wuaahhh salut gan sama semangat nya 1 day = 1 pict. Bener-bener butuh komitmen yang super tinggi tuh.
Kalo lagi bete boleh main curang nggak? misalnya lagi mood ambil foto sebanyak-banyaknya terus libur deh seminggu hihihi
Moga komit gan
@iman, boleh-boleh, kan tinggal atur waktu publishnya aja
@iman Kan bisa ketauan di propertiesnya tanggal ditake-nya
.. Lagian kalo komitmen ini dilanggar, kita nggak belajar apa-apa dong
@katakataku jujur dong
wow.. 1 hari 1 foto? harus pake tema yang sama atau gak tuh?
good luck ya…
@arman, temanya boleh sama, tapi photonya ga boleh sama
@arman Yeap, gw rencanain pake tema Om… Biar konsisten aja jadinya
mau dunk ngelamar jd model nya heheheeee…..
@Mila Said Bisa dikirimkan lamarannya via email sampai akhir bulan ini, Mil
wah mauuuuuuu…. harganya berapa boss??? jadi pengen kredit nih.. hikhikhik..
@New Bie Oon, cuma ceban doang per angsuran, tapi angsurannya seumur idup, mau?
@New Bie Oon Harga menjadi salah satu kelemahan G11 karena untuk ukuran prosumer masih terasa mahal. Saat ini ada di kisaran 5 jutaan
keren kang, lanjutkan jepretannya, semoga dari 365 shot ada satu frame yang menjadi legenda :lol: keep up ur good work bro.
Rencananya memang ingin ada satu foto terbaik nantinya
…
Tengkyu bro
jadi asisten respond neeh disini
*nyaingin mba quinie*
@katakataku
ini obsesi saya pengin punya kamera model begini, tapi apa daya…
tapi memberdayakan yang ada dirasa sudah cukup mewakili tinggal belajar teknisnya saja….
jadi ngiler dan mimpi kapan ya….
betul sekali om, berdayakan secara maksimal yang sudah ada; Insya Allah itu lebih baik
wwahhh…yang punya kamera baru punya semangat baru menekuni bidang fotography nih ?
Ini salah satu mimpi gue sejak di bangku sekolah sih, Riez
Udah gw selamatkan.. Makanya baca bismillah dulu
Saya juga pernah mendengar mengenai project menarik ini …
365 foto dalam setahun … i.e … sehari satu foto …
Pernah terbersit keinginan untuk melakukannya …
Tetapi saya urung kan …
Soalnya saya kan orangnya pemalu … (hehehehe)
kalo pemalu, suruh orang lain aja yang moto Mas
Oh iya satu lagi …
Saya termasuk yang terbius dengan DSLR …
Canon 1000D .. the rebel …
Terbius karena … anggapan …
“Keknya keren punya kamera gede yang bermoncong panjang deh …”
Tapi ternyata …
Kalau dasarnya ndak bisa moto …
hasilnya ya sama saja dengan yang Pocket … atau bahkan yang dari HP hehehehe
Salam saya
Pada akhirnya memang man behind the camera juga yang menentukan ya Mas
Makasih ya mas udah mampir
seneng poto2 tapi gak suka di poto
Hmmm unusual
saya belum kepikir pakai DSLR, soalnya masih jeprat jepret ribet begitu jadi masih setia dengan kamdig saku biar praktis, wah bagus tuh satu foto=365hari bisa langsung profesional dodh…
hahaha amin Mam.. amin. Tapi step by step kali yak
saia gak terlalu suka foto ataupun difoto……hehehe
tapi, saia numpang baca bwt referensi adik saia yg mau beli kamera….. :)
terima kasih sudah mampir
Ni blog tentang fotografi yac????
== http://indofilm2010.blogspot.com ==
blog gado-gado
umm.. jadi kepengen kamera baru
beli dongs.. beli
pak dhodie semoga masih kenal saya . .
saya syaiful anwar . . murid bimbel antum di alaw.
Hei hei hei murid saya ada yang nongol juga
Tentu masih kenal. Keep silaturahim ya
selamat mengejar target
Makasih om
harganya gek berapa?
Sekitar 5 jutaan, Om
kamu pasti bisa 1 hari 1 foto…
Byk objek disekitar yang menarik tuk dijadikan objek bidikan kameramu, ya… kalo mentok bisa foto diri sendiri hehehe…. dijadiin model pribadi
Narsis dong jadinya
pendamping benerannya siapa kak? upssssss….
Doain aja Li
p cabar om……hehhe
semangat y
salam hangat dari blue
Kabar baik blue.. Makasih ya
saya mampir….
Makasih
kapan2 foto Mie Janda donk hehehe
Tawaran yang sangat menarik Kang
wah kameranya keren…
Tapi mahal sangat sih Om (cry)
harganya berapa Pak??
Tuh ada di atas, Jo
kenapa mulai tanggal 25 ?
hehehe, wong aku mulai baru tanggal 14 kemaren juga ding :p
fentyshots.posterous.com ya, dod ^^
Supaya ada persiapan aja Fen hehe..
Sip sip, nanti kalau saya sudah start kita bisa saling mengunjungi yak
Semoga bisa konsisten selama satu tahun ke depan…
Mantep kameranya, harus mantep pula hasilnya kan ya?
Amiin… semua tetap dalam proses Mba
potografi
hobi yang menghasilkan
Ada catatannya: kalau kita pun bisa profesional di situ
kok tumblrnya gak bisa dibuka dari sini?
Bisa Li, cuman belum diisi apa-apa…
Eniwei, setelah dipikir-pikir saya milih: http://dhodie.posterous.com untuk project ini