27 January 2010

Menuntaskan Petualangan Yang Tertunda

Ditulis oleh dhodie dalam: Curhat; Petualangan .

DhodieDua puluh tahun yang lalu, saya bersama teman-teman sekampung pernah memiliki tempat-tempat bermain yang begitu mengesankan di bilangan perkampungan Bekasi. Sawah-sawah yang mengelilingi kampung kami biasa dijadikan tempat memancing ikan, nguseup, atau membuat rumah-rumahan berbahan jerami ketika musim panen tiba. Sedangkan kali yang menyisir sisi kampung kami jadikan tempat mandi setelah lelah bermain di sore hari. Di kali ini pula, pertama kalinya saya belajar berenang. Sebagai perenang pemula, teman-teman memaksa saya memakan udang hidup-hidup agar bisa langsung berenang. Alasannya jelas bahwa udang malang itu akan menggerakkan otot-otot saya dari dalam tubuh (doh) . Terlepas dari alasan absurd itu, pada kenyataannya saya tidak langsung tenggelam ketika pertama kali mencebur ke kali. Saya hanya menggerak-gerakkan tubuh saya mengikuti gaya berenang yang sering saya lihat di TV, dan ternyata berhasil. Coincidence? You bet! (LOL)


Di antara banyak rekam perjalanan di masa kecil saya, ada satu keinginan yang terbersit sewaktu masih duduk di bangku SD, yaitu petualangan keluar dari wilayah kampung. Saya dan teman-teman memang biasa mencari ikan di kalenan, mencuri pisang di kebon orang, atau memancing belut di pematang, akan tetapi tempatnya selalu berada di desa kami. Kami ingin lebih!


Sebagaimana layaknya jagoan masa lampau, kami pun berembug untuk menentukan petualangan terakbar versi kami: Mencapai Laut Bekasi. Dengan menggunakan peta Bekasi yang tergantung di kelas, kami pun memeragakan layaknya Harun menunjuk Lenggang di film Laskar Pelangi. Tentu saja kami begitu bersemangat melihat kampung kami berjarak tak lebih dari beberapa jengkal ke Muara Gembong (laut Bekasi). Berbekal keyakinan ini, kami berenam merencanakan untuk menggunakan 4 sepeda ke sana. Alasannya kalau ada yang capek, bisa bergantian membonceng.


Petualangan 1990
Pada hari yang ditentukan, kami memulai perjalanan pada pukul 9 pagi menggunakan dua patokan jalan: mengikuti jalur angkot 9B sampai di pangkalan dan mengikuti aliran sungai setelahnya. Petuah legendaris yang kami pakai jelas lagu keroncong yang sangat melegenda itu:

air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut…

Dengan mengikuti aliran sungai, lama-lama akan sampai ke laut juga kan (?)


Sebagaimana cerita di setiap awal perjalanan yang selalu menyenangkan, kami pun sering becanda di samping jalan sambil ber-haha hihi mengejek teman kami yang tertinggal jauh di belakang. Kami memasuki perkampungan, melintasi pekuburan cina, sampai mengikuti aliran sungai yang semakin lama semakin membesar dengan penuh suka cita. Sampai akhirnya kami menyadari bahwa jalan yang kami tempuh tidak ada habisnya padahal kaki-kaki kami mulai lelah mengayuh. Di beberapa titik pemberhentian, beberapa teman mulai mengeluh kecapean dan merengek pulang, tetapi pada akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan. Ketika akhirnya kami sampai di pangkalan 9B, kami sangat berharap bisa mencium bau pantai di sana. Meski kenyataannya kami tetap mencium bau khas lumpur-lumpur sawah sementara kaki sudah mulai kram. Sampai matahari terbenam, kami semakin tidak percaya diri untuk dapat sampai di pantai sebelum malam. Di sebuah pematang sawah, kami menghibur diri menghalusinasikan pandangan bahwa di kejauhan sudah terlihat deretan kapal laut. Tepat setelah senyum kami memudar, kami balik kanan.


Jika perjalanan pulang selalu terasa lebih dekat dibanding perginya, kami pun merasakan hal yang sama. Meski kaki-kaki kami sedemikian lelahnya, kami memaksakan mengayuh pedal lebih cepat lagi karena kecemasan kami pulang terlambat. Ancamannya jelas bahwa kami akan dihukum berat. Ketika akhirnya rombongan sampai di depan kampung, kami sangat terkejut mengetahui ibu-ibu kami berdiri dengan gagahnya di bawah gapura kampung. Seakan-akan mereka ingin menerkam anaknya sendiri. Dan sememangnya, petualangan hari itu pun diakhiri dengan omelan ibu-ibu kami sepanjang malam. Selentingan yang beredar sampai seminggu kemudian adalah:

“Awas kamu ya main lagi sama Dodi!” ucap Ibu #1
“Dodi itu si biang kerok” fitnah Ibu #2
dst..

Sudahlah laut tak dicapai, tubuh kami capai, omelan ibu-ibu itu terasa sangat lebay.


Petualangan 2010
Kegagalan mencapai laut Bekasi memang tidak menjadi mimpi buruk, meski mencoreng daftar kesuksesan petualangan masa kecil saya. Atas alasan ini pula lah saya memutuskan untuk menuntaskan petualangan yang tertunda itu minggu kemarin. Bersama teman saya, kami berangkat dari Bekasi Cyber Park jam 14.00 menggunakan motor. Waktu tersebut kami pilih untuk mendapatkan timing sunset yang pas di pantainya. Awalnya, saya berinisiatif untuk membeli peta Bekasi tetapi tidak tersedia di toko buku terdekat, sehingga kami pun menggunakan patokan perjalanan yang sama di masa lalu: mengekor 9B dan mendempet aliran sungai.


Dikarenakan mengendarai motor 160cc, perjalanan ke pangkalan 9B tidak sulit untuk dicapai. Tantangan dimulai selepasnya karena banyaknya jalan bercabang sehingga kami pun mesti sering bertanya-tanya kepada penduduk sekitar. Pertanyaannya selalu sama: “Kalo mau ke laut, lewat mana ya?” Dan layaknya orang desa, mereka akan dengan senang hati membantu kami. Jalanan mulai mengalami kerusakan di sana-sini ketika kami memasuki kecamatan terakhir sebelum Muara Gembong. Di sini kami pun semakin bersemangat karena lebar sungai yang semakin membesar menunjukkan laut sudah tidak jauh lagi.


Muara Gembong

Ketika akhirnya kami sampai di tugu perbatasan Muara Gembong, dengan semangat 45 kami melajukan motor tanpa bertanya-tanya ke arah pantai mana yang hendak dituju? Kenyataannya satu jam sesudahnya, kami mendapati jalanan dan sungai di samping kami semakin menyempit (doh) . Bukankah sungai seharusnya semakin membesar ketika hendak mencapai laut? Menyadari bahwa kami sudah tersesat, kami bertanya ke penduduk tentang pantai di depan kami. Dan penduduk pun memberitahu bahwa pantai tersebut tidak ada bagus-bagusnya, hanya dibuat dam saja. Balik kanan karena matahari pun semakin terancam tenggelam, kami langsung melesat menuju Pantai Pakis yang diketahui satu-satunya wisata terdekat di situ. Dengan menyeberangi sungai dan melintasi beberapa sawah dan tambak, akhirnya kami sampai juga di bibir pantainya tepat ketika azan maghrib berkumandang.


Meski sebenarnya pemandangan pantai ini biasa-biasa saja, tetap saja nilai historis perjalanannya jauh lebih mengesankan saya. Sebuah perasaan luar biasa karena petualangan masa kecil yang tertunda dua puluh tahun itu akhirnya bisa ditaklukkan. I reach that shore!
Pakis









































125 Opini so far...

andri berkomentar:

27 January 2010 at 09:55.

What a cool place (woot)

Balas

dhodie menanggapi:

ini kata lain pertamax ya ndri (lmao)

Balas

andri berkomentar:

27 January 2010 at 09:58.

Mantap…

Senengnya bisa menyelesaikan misi yang tertunda… gw tau nguseup, manci belut, xixixixii.. (LOL)

Balas

dhodie menanggapi:

iyah, plong rasanya… betol, nguseup teh mancing belut :-))

Balas

iLLa berkomentar:

27 January 2010 at 09:59.

ehm (tongue)

Balas

iLLa menanggapi:

@iLLa,

[komen lengkapnya disini]

kereeeen view yg terakhir, biru mendominasi, ughh… keren keren keren deh poko’na.

Ternyata eh ternyata, bakat petualang itu sudah dari bawaan orok ya, sayang aja dulu blom ada acara si bolang (LOL)

Balas

Cipu menanggapi:

@iLLa, ini acaranya Dolang… dodi sang petualang

Balas

quinie menanggapi:

@Cipu, bukankah dolang itu artinya = mereka?!

Balas

dhodie menanggapi:

@iLLa masih gak bisa pertamax ya? (haha)
@iLLa I love travelling and its experience (goodluck)
@cipu yuk mari (haha)
@quinie dalam hal ini itu singkatan dari Dodi sang Petualang dong B-)

Balas

amri berkomentar:

27 January 2010 at 10:00.

“udang malang itu akan menggerakkan otot-otot saya dari dalam tubuh” (rofl) bwahahaha parah banget

kalau mau cerita petualangan masa kecil gue, wah panjang banget. Diceritain di serial bolang trans 7 pasti sampai ribuan episode. kekekkeke (blush)

Balas

dhodie menanggapi:

keburu tuh stasiun TV bangkrut sebelon curcol lu selese, mri (tongue)

Balas

mayasaridotnet berkomentar:

27 January 2010 at 10:02.

dasar petualang….!!!

Balas

dhodie menanggapi:

Yoii dong (haha) (banana_cool)

Balas

d3vy berkomentar:

27 January 2010 at 10:08.

ga berenang, Dod? (evilsmirk)

Balas

dhodie menanggapi:

Errr… airnya kotor, tapi lumayan lah pantainya luas (haha)

Balas

Iman berkomentar:

27 January 2010 at 10:15.

Njiyaaahhhh … cowok matre ke laut aje hehehehe. Gayanya kaya Dodi Hirata aja (lmao)

Wuih tertarik mempraktikkan tips udang hidup2 nya (evilsmirk)

Balas

Cipu menanggapi:

@Iman, gampang mas iman, kalo tertarik hubungi dhodie aja, dengan senang hati dhodie akan menyediakan (lmao)

Balas

dhodie menanggapi:

@Iman gak bisa berenang yaa (devil)
@Cipu gimana kalo ketemu air, kita ceburin Iman cip? (evil_grin)

Balas

cici silent berkomentar:

27 January 2010 at 10:18.

Dari semua episode hidup, kenakalan masa kecil memang selalu indah untuk dikenang. Saya tak bisa menahan tawa saat membaca. “kami sangat terkejut mengetahui ibu-ibu kami berdiri dengan gagahnya di bawah gapura kampung. Seakan-akan mereka ingin menerkam anaknya sendiri.” (lmao)

Pada intinya, menapaki liku perjalanan hidup dan berpetualang memang akan selalu menakjubkan. (rock)

Balas

dhodie menanggapi:

Makasih udah dibaca baik-baik (tongue)

Balas

Rose berkomentar:

27 January 2010 at 10:36.

nguseup : teh naon mas dhodi?…weleh 20th yg lalu masih detail bener yg diingat :-d

Balas

dhodie menanggapi:

nguseup itu mancing belut/lindung, Ros. Soalnya pengalaman itu pengalaman masa kecil paling tidak terlupakan (haha)

Balas

bandit™ berkomentar:

27 January 2010 at 10:59.

hahaha… ternyata kita ada beberapa kemiripan Om.. kecuali yang makan udang idup-idup itu… hahaha

and the shot is great..!

Balas

dhodie menanggapi:

hahaha masa kecil elo bandel juga ya (drinking)
thank you (worship)

Balas

Tince berkomentar:

27 January 2010 at 11:06.

senangnya akhirnya bisa mencapai keinginan masa kecil .. biarpun pantainya udah dibuat dam-dam tapi pasti buat lu indahnya sama kayak gili trawangan atau pantai2 indah lainnya ya?? (thinking) jadi udang idupnya beneran bikin lu bisa berenang gak dhod?

Balas

dhodie menanggapi:

legaa rasanya (haha) .. yep, tetap beda rasanya karena seperti melengkapi puzzle 20 tahun yang lalu :-)) .
Ya nggak ngerti, buktinya gw makan tuh udang idup2 dan pas nyebur gw gak tenggelem atau kelelep. So? (haha)

Balas

taftazani berkomentar:

27 January 2010 at 11:52.

Wew… Nice post Gan, mengingatkan saia pada waktiu kecil ga boleh main ke sungai, namun pada akhirnya tetep nyemplung juga. Meski habis itu dimarahi nyokap habis2an… Hahahaha…
Namanya juga anak-anak *justifikasi diri* hehehe

Balas

dhodie menanggapi:

rasa penasaran memang jadi ciri khas masa kecil yang paling menyenangkan (LOL)

Balas

Cipu berkomentar:

27 January 2010 at 13:24.

Semoga di perjalanan ku berikutnya bersama dodi, mama tidak menjewer kuping ku karena terhasut ikut oleh Dodi si biang kerok (lmao) (kabuuuur)

Balas

dhodie menanggapi:

kan gw gak kenal mama elo cip (tongue)

Balas

yelli berkomentar:

27 January 2010 at 14:19.

wakaka akhirnya terwujud juga ya (haha),seruuu

Balas

dhodie menanggapi:

finaalllyyy (haha)

Balas

Mila Said berkomentar:

27 January 2010 at 16:54.

weks! Gw tinggal di bekasi kog baru tau ya klo di bekasi ada lautnya *tepok jidat*

Balas

dhodie menanggapi:

Bekasi kan sebelah utara kan berbatasan dengan laut, Mil. So pasti ada laut yang bisa dikunjungi (evil_grin)

Balas

mandor tempe berkomentar:

27 January 2010 at 19:38.

tercapai sudah impian puluhan tahun yang lalu (woot)

Balas

dhodie menanggapi:

yoi doms (banana_cool)

Balas

senja berkomentar:

27 January 2010 at 21:37.

dodie,….aku terpaku nih memandang panorama dalam frame dodie yang indahhhh bgt ^^
panorama pantainya yg biruuuu….

senangnya melakukan petualangan2 seru ya…aku kapan y ???? *_*

Balas

dhodie menanggapi:

Pasti suka yang foto paling bawah, kan itu senja hari (LOL)
Jangan terlalu dipikirin, just do it (goodluck)

Balas

dobleh yang malang berkomentar:

27 January 2010 at 22:26.

senang menerima post yg maniz ini bang
salam hangat dari blue

p cabar

Balas

dhodie menanggapi:

manis dari mananya, blue (tongue)

Balas

Montoq berkomentar:

27 January 2010 at 22:43.

Quote
————————–
“Awas kamu ya main lagi sama Dodi!” ucap Ibu #1
“Dodi itu si biang kerok” fitnah Ibu #2
dst..
————————–
End Quote

ibu2 ke 3-5 pasti lebih dahsyat ucapannya (haha)

Gua kapan diajak lagi neh (bringit)

Balas

dhodie menanggapi:

Makanya gw gak kutip ucapannya (tongue)
sibuk banget sih, gw jadi ragu ngajak loe (lonely)

Balas

pinkparis berkomentar:

27 January 2010 at 23:28.

baru tau klo Bekasi juga punya pantai yang indah (worship)

Balas

dhodie menanggapi:

Masih banyak spot lain yang mesti dieksplore, Ris :-D

Balas

Tweets that mention Dhodie Weblog -- Topsy.com berkomentar:

27 January 2010 at 23:48.

[...] This post was mentioned on Twitter by Dodi Mulyana, Megan edoghawa. Megan edoghawa said: RT @dhodie: Menuntaskan Petualangan Yang Tertunda http://goo.gl/fb/wKtL [...]

Pradna berkomentar:

28 January 2010 at 01:00.

pantai yang bagus dan pengalaman masa kecil yang menyenangkan..

(standar banget,yak)

Balas

dhodie menanggapi:

Hahaha… ide komennya abis buat bikin 2 postingan Rumah Kayu yak (okok)

Balas

arman berkomentar:

28 January 2010 at 02:33.

yay… lega pasti rasanya ya… :)

Balas

dhodie menanggapi:

Legaaaaaaa banget, om (haha)

Balas

freesmsc berkomentar:

28 January 2010 at 09:38.

wow pasti menyenangkan sangat

berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya maksih

Balas

dhodie menanggapi:

Pastinya…. okeh :-D

Balas

faiza berkomentar:

28 January 2010 at 13:06.

dan gak tau kenapa sampe sekarang gue gak bisa berenang..

Balas

dhodie menanggapi:

Makanya makan udang idup-idup (tongue)

Balas

annosmile berkomentar:

28 January 2010 at 14:35.

petualangan yang indah..
20 tahun yg lalu mungkin sudah berbeda dari sekarang..
nggak ada foto jaman kecil ya bro :(
akhirnya bisa juga nyampe sana, pas sunsetnya keren lagi..
tapi kok jalan yang bercabang-cabang itu nggak ada fotonya seh..
bikin penasaraan perjalanannya

Balas

dhodie menanggapi:

bener banget, sayangnya waktu dulu mah kamera masih analog dan belon kebeli juga (LOL) .
Iyak, akhiirrnya sampe juga. Hohoho foto-fotonya emang sengaja nggak semuanya diupload biar penasaran (evilsmirk)

Balas

Nur Ali Muchtar berkomentar:

28 January 2010 at 15:04.

hahaha, 20 tahun broo unek-unek itu ditahan. luar binasa.
wah, dimuara gembong ya? lumayan deket tuh dengan marunda, jakarta utara tempat saia tinggal.

Balas

dhodie menanggapi:

Bukan unek-unek dong, tapi rasa penasaran kayak apa sih Laut Bekasi (evil_grin)
Nah, gw pun pengen tuh ke Marunda :-))

Balas

tuteh berkomentar:

28 January 2010 at 15:54.

Hmmm… suka liat gambar yang paling akhir tuw… KEREN~ :)

Balas

dhodie menanggapi:

Makasih, tuteh :-))

Balas

tyan berkomentar:

28 January 2010 at 16:58.

sesuatu yang tertunda…., memang sedikit menyebalkan…,

Balas

dhodie menanggapi:

Hahaha.. tapi dari sudut pandang lain mengajarkan kita kesabaran (evil_grin)

Balas

Perawan Desah berkomentar:

28 January 2010 at 17:31.

Saya kok jadi ikut ingat sama rumah dan masa kecilku yang berada di lingkungan hutan belantara ya mas. Salam kenal dari pendatang baru nih. (Eny-Semarang)

Balas

dhodie menanggapi:

Salam kenal juga Eny :-D

Balas

quinie berkomentar:

28 January 2010 at 17:36.

ow disitu toh bljr renangnya. Btw, knp si suka dipoto tampak blakang? Masi ‘gelap’ yak? Xixi

Balas

dhodie menanggapi:

Hmm intinya sih emang nggak senarsis elo koq, Tu (tongue)

Balas

Mariska Ayu berkomentar:

28 January 2010 at 17:37.

Mariska rumahnya dekat Eny itu kak, jadi ikutan ingat rumah nih. Salam kenal juga ya kak.

Balas

dhodie menanggapi:

Salam kenal juga :-D

Balas

yons berkomentar:

28 January 2010 at 18:50.

pertanyaannya adalah, dengan siapa gerangan? he he

Balas

dhodie menanggapi:

Pertanyaan tak-terjawab yang sama dengan di FB (lmao)
Dengan temen sekantor koq (tongue)

Balas

trisnok berkomentar:

28 January 2010 at 19:13.

wow..perjalanan yang panjang dan semangat yang hebat sampe bisa tahan bertahun-tahun :D

Balas

dhodie menanggapi:

tahan diingat bertahun-tahun (haha)

Balas

vany berkomentar:

28 January 2010 at 19:33.

cerita petualangannya bnr2 seru nih…
kpn2 saia diajak jg dong :D

Balas

dhodie menanggapi:

Semoga betah di sini :-D
Bolehlah, tapi kopdar dulu biar tau wujud vany :-))

Balas

Bisnis online berkomentar:

29 January 2010 at 00:06.

perjalanan yang sepertinya nggak bisa di lupakan ya bro , betah aku baca nya asiiik , thanks

Balas

dhodie menanggapi:

Makasih kalo udah betah, om :-D

Balas

elia|bintang berkomentar:

29 January 2010 at 05:41.

kok cuma dipinggirnya aja dod? ga berenang? oo gue tau.. disitu ga ada udang idup yak? (haha)

Balas

dhodie menanggapi:

mak jleb alesannya! (lmao)

Balas

Yessi berkomentar:

29 January 2010 at 10:07.

waa..jalan-jalan terus niy…jadi ngiri :P heheheh….

Balas

dhodie menanggapi:

Mumpung masih bisa bebas bergerak Yes (okok)

Balas

H berkomentar:

29 January 2010 at 11:52.

sama kayak kepuasaan seseorang sama action figure, dulu dia belum bekerja cuma bisa melihat dari etalase toko. tapi sekarang udah bekerja atau udah mapan dia mampu membeli barang yang dari kecil dia lihat.

Balas

dhodie menanggapi:

Curcol elo yak, Huang? (goodluck)
Action figure emang tempting, gw pun kepengen banget koleksi Saint Seiya (cry)

Balas

Elisa berkomentar:

29 January 2010 at 14:05.

Akhirnya petualangan diselesaikan, jadi kebayang anak2 kecil penuh semangat spt di Laskar Pelangi. Btw foto yang paling bawah keren..

Balas

dhodie menanggapi:

Makasih atas komennya ya, Lis :-D

Balas

didtav berkomentar:

29 January 2010 at 14:41.

salam kenal pa (_ _)
mampir ke blog saya juga ya

Balas

dhodie menanggapi:

Salam kenal juga Did.. Okeh :-D

Balas

niQue berkomentar:

30 January 2010 at 02:58.

baru tau klo di Bekasi ada pantai juga …

jadi pengen ke sana juga kapan2 … :D

tks info nya ya Dod

Balas

dhodie menanggapi:

Ayo eksplorasi tempat tinggal kita… Beautiful out there! (rock)

Balas

gajah_pesing berkomentar:

30 January 2010 at 12:53.

selamat berpetualangan dod.. kelihatannya satu kemintana yang sama dengan annosmile

Balas

dhodie menanggapi:

Hahaha untuk urusan petualangan, kami memang satu minat nih Om (LOL)

Balas

Joko Setiawan berkomentar:

31 January 2010 at 01:52.

Waaa…What a nice scenery brother… :)

Balas

dhodie menanggapi:

Tengkyu bro Joko :-D

Balas

deni berkomentar:

1 February 2010 at 22:29.

Alhamdulillah, betapa senang dan indahnya…..

Maaf baru silaturahmi lagi…

Balas

dhodie menanggapi:

Lega rasanya Mas Den..
Hehe nda papa koq.. makasih sudah berkunjung lagi :-D

Balas

oglek berkomentar:

1 February 2010 at 23:18.

menuntaskan misi, walaupun udah terlambat 20 tahun tapi kepuasannya mungkin sama seperti ketika anak kecil dapet mainan baru *analisa gak nyambung*. BTW pic sunsetnya keren juga tuh :)

Balas

dhodie menanggapi:

ini lebih puas lagi bro karena pake keringat sendiri hihihi…
Makasih makasih untuk komen fotonya :-))

Balas

ramadoni berkomentar:

3 February 2010 at 08:43.

jauh dari kata pertamax nih (doh)

hehehe….

Hmmm… bekasi… jadi inget sesuatu… (banyak suatu sih sebetulnya) ini lah kota dimana saya dibesarkan, menjadi pemuda yang sangat kental dengan dunia entrepreneur, dari kota inilah saya bisa menjadi diri yang sekarang…
kapan lagi ya bisa menjelajah layaknya masa SD, SMP, dan SMA dulu… hhmmm… jadi terinspirasi mau bikin postingan tentang masa2 konyol dulu waktu SD di Bekasi nih… hihihihihi

Balas

dhodie menanggapi:

Ayo don… berbagi… pasti seru ceritanya (LOL)

Balas

Fenty berkomentar:

3 February 2010 at 10:18.

mulai membaca …. skip skip skip …. liat foto terakhir, oohh yang ada di posterous *dikeplak*
lagi males baca, dod … hihihi

Balas

dhodie menanggapi:

dipentung aja Fen (idiot) (LOL)
Ya kalo lagi males mah, syusyeh yak (devil)

Balas

darahbiroe berkomentar:

3 February 2010 at 13:54.

wow keren uey

berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih

Balas

dhodie menanggapi:

baiklah :-D

Balas

senny berkomentar:

3 February 2010 at 14:13.

foto yang terakhir keren tuh, jd pengen ke situ juga

Balas

dhodie menanggapi:

Birunya bagus ya Sen :-D

Balas

zulhaq berkomentar:

3 February 2010 at 15:08.

kirain petualangan cinta, terus tiba2 ada undangan merit wkwkwkwkw

Balas

dhodie menanggapi:

amiiiinnn bro.. amiin (LOL)

Balas

didtav berkomentar:

5 February 2010 at 07:23.

mampir nih
mampir ke blog saya juga ya teman^^

Balas

dhodie menanggapi:

jangan cuma mampir dong bro, jejakkan kaki sewajarnya, itu lebih baik :-D

Balas

morishige berkomentar:

7 February 2010 at 14:27.

buset dah! penantiannya lama sekali.. obsesi saya waktu kecil apa ya? ehm, keknya sih udah terpuaskan dengan mengunjungi seluruh kota di sumatra barat. :D

Balas

icha berkomentar:

8 February 2010 at 11:47.

kereeeenn…penantian yg panjang, worth it ato gak,perasaan mencapai hal tertunda itu tak terlukiskan hehe. Kalo bicara soal petualangan yg tertunda gue gak ada tapi gue punya keinginan masa kecil yang belum terwujud sampe sekarang, `ketemu kesatria baja hitam di jepang` (blush) :P masih ada gk sih (thinking)
btw…semoga target petualanganmu yg satu itu akan segera terwujud tahun ini dan maksimal tahun depan..amiiinnn :)

Balas

dhodie menanggapi:

Ksatria Baju Hitam? (haha) masih lah cha.. ntar kalo kita backpacker ke Jepang, cari si ksatria yaa (goodluck)
Amiiinn… that’s one of my biggest dreams in my life :-D

Balas

icha menanggapi:

@dhodie, **baja** bukan baju (doh) sip sip temani saya ke Jepang suatu hari nanti, saya kasih piring selusin deh (evil_grin) amiiin, smoga bukan cm mimpi semata :)

Balas

dhodie menanggapi:

@icha, astaga typo berat gw. pentung diri sendiri (idiot)
boleehh (rock)

Balas

alisyah berkomentar:

8 February 2010 at 14:26.

Ibu-ibunya lebay ya hahaha

maksudnya laut dibuat dam gimana ya? ora mudeng :-)

Balas

dhodie menanggapi:

wekekek karena gw gak liat langsung itu pantai, dalam pikiran gw sih: itu air laut yang menuju pantai dialirin ke tambak-tambak untuk dijadiin dam gitu (goodluck)

Balas

Amprokan Blogger berkomentar:

8 February 2010 at 22:31.

(dance) (dance)… Horee.. Akhirnya cita-cita Dodi menjemput impian masa kecil tercapai juga…
/me masih suka salah ngucapin Muara Gembong atau Gembong, hehehehe

Balas

dhodie menanggapi:

Wakakak siapaaa nih yang bikin komen ini (haha)
Ayoooo juragan-juragan Amprokan udah ada yang ke Muara Gembong belonan? (tongue)

Balas

Irfan menanggapi:

@dhodie, huahahaha…. Nick massal :))
Jadi susah ditebak siapa yng kirim postingan.. Niih… Gw ganti pake nama dan Link tetap ke Temublogger… Gw belum pernah, Dod.. Kok gak ngajak-ngajak?

Balas

dhodie menanggapi:

Kemarin itu sampai H-1 pun masih ragu-ragu jadi apa nggak, tergantung availability motor temen Mas (goodluck)

Balas

katakataku berkomentar:

9 February 2010 at 02:56.

gut gut gut ae ah, secara emang good gitu loh (worship)

Balas

dhodie menanggapi:

(dance) (dance) ae ah

Balas

Mukhtaruddin berkomentar:

9 February 2010 at 09:07.

OSok Nguseup Oge Kang Dhodie Teh…?? :)) seru kang ceritanya,, seneng deh kalau baca tulisan Kang Dhodie cocok buat saya…

Balas

dhodie menanggapi:

Hahaha dulu sering banget tuh nguseup…
Hey, glad you back to blog! (dance)

Balas

Program kasir berkomentar:

3 March 2010 at 14:40.

wah asik ya, berpetualang.
Jangan lupa santap kuliner nya juga mas …

Balas

Sewa Mobil Bali berkomentar:

7 June 2010 at 10:05.

seneng sekali ney dapet pertualangan…salam ya,,,

Balas

sewa mobil di bali berkomentar:

22 June 2010 at 08:49.

thanks to info….kalau mau cerita petualangan masa kecil gue, wah panjang banget. Diceritain di serial bolang trans 7 pasti sampai ribuan episode. hahahaha,,,,

Balas

Tinggalkan Jejak (Plurk-based emoticon)

Tentangku

A transmission engineer who loves blogging for its mind sharing reason. A long lasting student who has passion to teach and help unlucky communities. A literature lovers who can ignore the crowd when drew to the interesting poems, history books, or novels. If you have these three keywords: life observer, natural lover, and book worm, we can sync ourselves easily.

Meet me at

Calendar

January 2010
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Tulisan Terakhir

Kategori

Top Commentator

Kicau Harian

Networked Blog

Google Friend Connect

Participate on

Blogroll

Blog Stats