Potret Superman Ibukota

Superman
Jika ada yang masih mengeluh bagaimana tidak adilnya pekerjaan yang dijalani, bertanyalah pada mereka. Mereka bahkan mungkin tidak memiliki pilihan lain ketimbang harus mencengkeram kaki kuat-kuat agar tidak terpeleset, memaksimalkan kontraksi mata agar tidak buram, atau memegang erat tali yang berseliweran agar tidak terjatuh. Salah satu potret superman ibukota.

118 thoughts on “Potret Superman Ibukota

  1. Syukur nikmat menjadi kunci utamanya. Setuju bgt dengan yg dikupas kalau melihat orang lain yg tidak seberuntung kita, sangat nyata dengan jelas jadi wajib kita syukuri berbagai keberuntungan kita. Sip.

  2. Jika ada pilihan lain, tentu saya akan mencari pekerjaan selain maen panjat-panjatan. Takut ketinggian soalnya. Menyeberang jembatan penyeberangan aja suka takut, milih menyeberang jalan raya dengan resiko ketabrak mobil lebih besar. :lol:

    Tapi bagi mereka, ya mungkin tidak ada pilihan lain selain mengerjakan itu, dengan tingkat bahaya yang tinggi. Entah berapa standar gaji buat mereka, dengan pengaman yang seadanya seperti itu. [Saya bahkan nggak dapat melihat seutas tali yang menjaga tubuhnya jika terjatuh] ;-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>