Meet the Idol

Apa yang biasa kamu lakukan ketika akhirnya mimpi untuk bertemu idolamu tercapai? Histeris menubruk dan memeluknya? Menceracau dengan ratusan pertanyaan? Curhat bagaimana hidupmu berubah karena idolamu? Atau semuanya?

Saya ingin berbagi sedikit cerita tentang pengalaman saya bertemu tiga idola saya. Secara pribadi, sebenarnya saya bukan orang yang terobsesi harus bertemu dan mengobrol panjang lebar dengan orang-orang yang menginspirasi saya. Akan tetapi, kalau kesempatan itu datang, kenapa tidak?

Kuncoro Wastuwibowo
idola1Salah satu blogger berpengaruh Indonesia yang tampak sangat hidup di tulisan-tulisannya, but similar with other geeks, berpenampilan kalem-kalem saja di dunia nyata. Catatan-catatan beliau di blog pribadinya menjadi konsumsi wajib sejak tahun 2002 saat saya membutuhkan referensi layer-layer jaringan telekomunikasi. Uraian yang jelas dan tidak bertele-tele menjadikan saya dengan senang hati mem-bookmark blognya sejak saat itu.

Setelah 6 tahun mengikuti perkembangan blognya, kesempatan untuk mengobrol dengannya terjadi saat itu mas Kun berkantor di salah satu BUMN di kawasan medan merdeka pada tahun 2008. Awal berpapasan dengannya di lobi gedung saat itu tidak ada yang dapat saya lakukan, tiba-tiba mulut saya terasa terkunci. Begitupun di waktu-waktu berikutnya ketika tak sengaja bertemu di ruang tunggu lift atau di lobi. I just couldn’t say any words.

Kesempatan berikutnya datang saat Pesta Blogger 2009 yang heboh itu. Di sela-sela mengikuti acara, saya melihat wajah seorang perempuan yang nampak familiar akibat aktivitas blogwalking saya, Enggar, yang ternyata ada mas Kun di sampingnya. Mereka berdua nampak sangat asyik berdiskusi. Hingga saat pesta usai dan foto bareng deBlogger di karpet merah terekam, saya bertemu dengan Enggar di masjid. Karena keakraban yang baru terbina dalam aktivitas blogwalking lah akhirnya saya berani untuk menegurnya. Dan untungnya saat itu ia mengenali saya. Tidak lama berbincang dengan perempuan cerdas ini, kembali ada mas Kun di sana (don’t ask me why). Seperti kejadian-kejadian sebelumnya, saya tetap speechless untuk berkenalan dan memilih untuk mengambil wudhu saat itu (doh) .

Adhitia Sofyan
Adhitia Sofyan and me
Saya menyukai karya sosok indie singer satu ini sejak mendengar single pertamanya, Adelaide Sky mengisi musik film Kambing Jantan: The Movie. Setelah mendownload satu album Quite Down gratis dari blognya, saya berpendapat Adhitia Sofyan memiliki potensi menjadi salah satu alternatif penyanyi asyik di antara serbuan band menye-menye di dunia musik Indonesia. Musik Adhitia sederhana, didominasi gitar akustik, tetapi ada taste internasional. Jadilah saat Adelaide Sky menjadi hits di Indonesia, saya berharap bisa berkenalan dengan beliau.

Pertemuan saya dengannya terjadi saat deBlogger melaunching komunitasnya tanggal 31 mei 2009. Kami meminta beliau perform di acara ini yang ternyata sukses mendapat apresiasi penonton. Adhitia sendiri datang satu jam sebelumnya dengan wardrobe sederhana seperti tampak di beberapa rekaman Youtube-nya. Pengalaman bertemu salah satu musisi idola saya ini memperbaiki catatan sebelumnya karena saya beberapa kali dapat memulai percakapan dengannya. Meski setelah satu jam berlalu, penggal-penggal obrolan masih terasa kurang greget. Nampak Adhitia pun bukan pribadi yang easy to get in touch dengan orang yang baru dikenalnya, jadi sebuah pertemuan yang tetap berkesan bagi saya (worship) .

Bayu Gawtama
Me and Bayu Gawtama
Aktivis sosial satu ini saya kenal sejak saya pertama kali mengenal dunia blog di tahun 2003. Waktu itu, saya bahkan sempat mem-bookmark akun blogspot-nya untuk membaca pengalaman hidupnya. Tulisan-tulisannya sederhana namun berenergi: tentang bagaimana ia sangat mencintai ibunya, tentang bagaimana pengalamannya di kereta api dan puluhan tulisan lainnya yang masih tersimpan rapi di akun blognya. Selain di blogspot, saya juga mengikuti tulisan-tulisan bang Gaw, panggilan akrabnya, di rubrik Oase Iman, Eramuslim. Ketika akhirnya tiba-tiba dirinya berhenti ngeblog sejak 18 November 2008 tanpa alasan yang jelas, saya benar-benar merasa kehilangan.

Pertemuan saya dengan bang Gaw akhirnya terlaksana sabtu lalu di kediamannya di Taman Melati, Sawangan sebagai salah satu agenda miladeBlogger. Kunjungan ini bertujuan untuk mendapat berbagai sudut pandang pembangunan kota Depok dari kaca mata tokoh-tokohnya. Saya yang biasanya sangat canggung untuk mengobrol dengan idola saya terbantu dengan teman-teman yang mendampingi: Syarif Furqon, Istiana Sari, dan Aksa Bass. Pribadi bang Gaw yang mudah akrab dengan orang lain pun menjadikan wawancara berubah menjadi obrolan penuh keakraban. Ia lancar menceritakan pengalaman bekerjanya di Eramuslim sampai menjadi Programme Director di sebuah lembaga sosial, Aksi Cepat Tanggap. Tanggapannya tentang kota Depok sendiri masih mempertanyakan mau dibawa ke mana kota ini ke depannya. Sayang waktu yang tersedia hanya dua jam padahal banyak pencerahan yang kami dapatkan dari pengalaman hidupnya sejauh ini. Tapi saya yakin, kami akan bertemu lagi.

Masih ada beberapa tokoh lain yang menginspirasi kehidupan saya. Salah satunya adalah penggagas CareerCoach, Rene Suhardono, yang tiba-tiba menjadi salah satu orang terpenting dalam perjalanan karir saya. Apa dan bagaimana dengan Rene, tunggu di postingan berikutnya.

Bagaimana pengalamanmu bertemu idolamu?

55 thoughts on “Meet the Idol

  1. yg pertama gak tau dy siapa *ni baru buka blognya.. (haha)
    Adhitia Sofyan, lagunya memang enak, simple, easy listening. Paling suka yg Blue Sky Collapse
    Bayu Gawtama, sy tau beliau juga dari Era Muslim. Maklum, waktu itu belum kenal yg namanya blog dan semacamnya :-P. Ada juga bukunya beliau yg sy punya, judulnya Berhenti Sejenak. Tentang perjalanan hidupnya beliau, dan perenungan2 di dalamnya.. keren bukunya.
    dan tiga2nya blum ada yg sy temui (LOL)

    hmm.. ketemu idola? waktu ketemu sama Amien Rais, taun 2002 beliau ke Makasar dalam rangka acara Muhammadiyah. Cuman sempat salaman, itu pun berebutan (doh)
    yang lain… waktu di AB diitung gak ya.. (ninja)

    • Amien Rais ya? salah satu idola saya juga *banyak bener idolanya (doh)
      Hahaha di AB mah bukan ketemu idola, tapi reriungan semua idola :-))

  2. sayangnya aq blom ktmu sama idola…tapi kayanya akan spt pengalamanmu yg pertama deh…secara aq orgnya ga pede-an… hihi… BTW, klo ketemu sama yg ngidolain kamu gimana Dod? kapan2 cerita ttg itu ya… :P

  3. huwaah, seneng bgt ya ketemu sama orang yg dikagumi.
    orang2 yg memberi inspirasi, bahkan ngga jarang memberi semangat khusus buat kita ;)

  4. saya baru sekali ketemu idola, Enda Nasution di PB09 Chapter Jogja. Yang bisa saya lakukan hanyalah menyapa dan berbicara basa-basi sebentar dengan bahasa yang kikuk sekali. Sungguh memalukan (doh)

  5. Wadhuuh.. Mas Dhodie.. kenapa speechless. Harusnya langsung aja memperkenalkan diri…
    Pasti dijamin open deh…

    Saya sih belum kenal.. tapi rata-rata seorang blogger pasti menyadari kalau dirinya sering menulis pasti juga harusnya open terhadap segala masukan, bukankah begitu ???

    Ditunggu tulisan tentang Rene -nya.

    • Komentar yang sangat-sangat cerdas. Saya suka. Akan saya ingat kalau ketemu tokoh inspiratif lainnya.

      Iya nih bukunya Rene begitu mempengaruhi saya. Nanti saya share di sini ya (cozy)

  6. Wah… enaknya bs ketemu langsung sama sang idola….

    Bayu Gawtama adalah salah satu penulis yang artikelnya suka saya koleksi, terutama dari Eramuslim. Tapi kalo idola saya, hmm….. (thinking) Ah, kykny ga mungkin deh saya bisa ketemu sm Stephen Hawking nun jauh disana (haha)

  7. aku bingung siapa idolaku sebenarnya, kayaknya banyakkkkkkkkkk banget. cuman ya itu aku ngefans nya cuman dikit2 dan bentar2 aja hehehhe
    :)

  8. Senang sekali membaca tulisan ini, sungguh berbeda sekali dengan yang saya lakukan saat saya bertemu dengan idola saya untuk yang pertama kalinya yaaa…hehehe.. jadi maluuuu… ;))

  9. Idolaku banyak, jadi gak bisa nyebutinnya satu-satu disini.
    Kalo ketemu ya paling seperti biasa, specclessn salting sendiri hehehe

  10. idola gw sapa yak ….
    kayaknya bukan dodi deh kekekek ….
    atau mungkin gw dalam tahap menjadi salah satu fans? Hihihi …

    bicara tentang Gaw, setuju bangettsss …
    gw yakin udah jarang tuh ada manusia kayak doi
    langka!!! bener2 banyak yang bisa dipelajari darinya.
    wlo begitu, Gaw bukan idola gw kok dod *biar ga samaan*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>