Ini Indonesia

Pernahkah kita mempertanyakan asal-usul nama kita kepada orang tua kita? Pasti pernah bukan? Satu waktu ketika duduk di bangku sekolah dasar, saya pernah bertanya kepada ayah mengapa saya bermarga mulyana, bukan bermarga dirinya. Beliau pun tergelak menjelaskan bahwa nama itu diambil dari nama tokoh di kampung halamannya yang baru saja pulang haji saat saya lahir. Beliau ingin saya mendapatkan berkah dari nama mulyana. Dan memang ada keinginan besar untuk memberangkatkan orang tua saya naik haji kelak.

Terkait asal-usul sebuah nama, iseng saya melontarkan pertanyaan kepada sepuluh teman saya tentang nama bangsa kita, Indonesia. Pertanyaannya seperti ini:

Tau asal kata “Indonesia” itu dari mana? dan siapa yang menggagasnya?

Berikut ini jawaban yang diberikan oleh sahabat-sahabat saya:

Pernah denger tentang ini, tapi lupa sekarang (aktivis mahasiswa)

Klo muncul kata indonesia itu sudah dari awal dijajah belanda, tetapi tidak resmi. Seinget saya bung tomo atau bung hatta sudah makai koq di tahun 1924 (finansial advisor)

Indonesia dari kata hindia, kepulauan di samudra Hindia. Penggagasnya nggak tau, mungkin orang Belanda (HRD)

Dari kelompok mahasiwa Indonesia di Belanda yang membuat sebuah majalah yang judulnya Indonesia. Asalnya hindia dan austronesia, jadi digabung jadi Indonesia. Majalah itu sempat dibredel oleh Pemerintah Belanda, tapi terus jadi cikal bakal perjuangan untuk memerdekakan Indonesia (pegawai BUMN)

Gak tau, bang (mahasiswa)

India dan nesos atau Indu. Penggagasnya orang Inggris (web designer)

Saya nggak tau, orang kalo pelajaran Kewarganegaraan saya suka ngantuk (staf IT)

Pastinya nama indo itu bukan karangan orang Indonesia, tapi orang Inggris (mahasiswa S2)

Enggak tau, malu saya (programmer, entrepreneur)

Kalo tidak salah berasal dari bahasa sanskerta, penggagasnya saya nggak tau (engineer)

Ternyata saya dan banyak teman lain tidak tau pasti sejarah penyematan nama Indonesia. Lantas jika kelak kita berlibur ke luar negeri dan ada orang asing yang menanyakan, malukah kita? Atau jika dirasa mimpi itu terlalu jauh, jika kita punya anak dan ia menanyakan hal yang sama, risihkah kita? Jujur, saya risih dan malu.

Ini Indonesia

Nama resmi negeri ini sampai merdeka di tahun 1945 memang Hindia Belanda. Got the reason? Asia tenggara saat itu dinamai Hindia Belakang oleh bangsa Eropa dan Belanda lah yang beruntung menghisap kekayaan negeri kita. Bagaimana akhirnya nama Indonesia tersemat menggantikan nama Hindia Belanda lah yang jarang terpublish di buku-buku sejarah sekolah.

Mundur ke belakang di tahun 1847, dua orang etnologis, James Richardson Logan dan George Samuel Earl menulis majalah ilmiah tahunan (Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia, JIAEA) tentang kepulauan india dan asia timur. Pada tahun keempatnya, Earl mengusulkan untuk memberi nama yang berbeda untuk kepulauan Hindia karena sering terjadi kerancuan dengan penyebutan India yang lain (volume IV, hal.71):

“… the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians”

Earl memilih nama Malayunesian untuk kepulauan India ini, sementara Logan di majalah yang sama mengambil nama Indunesian dan mengubah vokal u menjadi o dengan alasan mempermudah pengucapannya (volume IV, hal 254):

Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago.

Sejak saat itu lah nama Indonesia mulai terdengar di bidang geografi dan etnologi.

Pada tahun 1884, Adolf Bastian mulai memopulerkan istilah indonesia di kalangan sarjana Belanda. Konsistensi penggunaan nama indonesia yang ditunjukkan dalam bukunya menimbulkan kesan bahwa ia lah yang menciptakan nama indonesia. Padahal sebenarnya ia mengambilnya dari Logan. Orang Indonesia pertama yang menggunakan nama Indonesia adalah Suwardi Surjaningrat (Ki Hajar Dewantara) yang dibuang ke Belanda tahun 1913. Ia mendirikan sebuah biro pers, Indonesische Pers-bureau. Dan sejak saat itu, banyak pahlawan pergerakan Indonesia menggunakan nama Indonesia sebagai nama partai atau nama pergerakannya. Peresmian nama Indonesia sebagai nama tanah air, bangsa, dan bahasa negeri ini dikumandangkan di Kerapatan Pemoeda-pemoedi Indonesia pada tahun 1928, yang terkenal dengan Sumpah Pemuda.

Semoga mulai sekarang kita tidak akan menjawab “tidak tau” asal nama negeri yang kita cintai sepenuh hati ini. Ini indonesia kita.

Sumber tulisan di sini dan gambar di sini

71 thoughts on “Ini Indonesia

  1. wih.. jadi kek belajar sejarah atw PSPB (haha)
    jadi misalnya nih ya.. sy keluar negeri trus ada yg nanya, sy jelasin dengan panjang kali lebar seperti diatas ini gituh? *bisa bosan yg denger*
    atau cukup bilang aja kalo nama ini awalnya dikasi sm orang Belanda?

    *siap2 packing* (LOL)

  2. Ow.. ini toh kamsudnya pertanyaan ‘iseng’ kemarin… :) Tau bakal dimuat mah atuh sayah bakal jawab yang mutakhir.. :D nggak deng.. Saya memang gak tau.. Pernah baca tapi lupa (sesuai dawaban kemarin).. Tapi setelah baca ini jadi inget lagi..

    Mantabs Bro!
    (Sekalian nagih foto yang ber-3 itu)

  3. nah…untung sudah dikasih bocoran..jadi bsk saat ke LN pede ngejawabnya klo ada yg tanya… Masalahnya…kapan bisa ke sono??? hihi..

  4. ternyata ente perhatian juga ya sama hal2 kecil seperti ini. lumayanlah buat nambah ilmu. thanksforshare

    eh, dod. ini salah satu artikel yg di program ente “blog 31 hari” itu yak?
    ditulis dalam sehari gitu?

  5. sempat kaget saya, bahkan seorang mandor seperti saya pun ndak pernah denger buku tentang penyebutan Indonesia pertama kali.

    *PSPB saya dulu dapet 3 setengah, jadi ndak pernah nyanthol*

  6. Pingback: Tweets that mention Dhodie Weblog -- Topsy.com

  7. ow gt toh. Jwban gua jg ada di salah satu jwban diatas. Btw, kalo ttg nama, orang2 jg pd nanya ke gua knp nama gua ratu dan gua jg ga tau gmn jelasinnya :D

  8. Nah.. itu dia.. Kenapa asal Card*r Indonesia ingin melakukan Shipping selalu mengunakan alamat semisal “Depok, West Java. India” Karena supaya gak ketauan klo alamat shipping adalah ke Indonesia.. (yang notabene udeh dibleklis ma Dunia untuk masalah shopping Online) nice trick hehehe…

    **bremm..bremmmm**

  9. weleh.. weleh.. malu saya… ternyata saya tidak tau sama sekali… alhamdulillah saya mampir kesini… jadi tau deh sekarang…

    nuhun ach kang..

  10. woh… ternyata sebelum 1928 ya?
    sependek yang saya tahu dan sepanjang yang saya punya, nama Indonesia dipakai sejak sumpah pemoeda itu… :-)
    ternyata sudah jauh sebelumnya…
    top markotop investigasinya, mas Dhodie!

  11. oww… gt ya, lumayan nambah info, tapi kuk dr orang luar y ternyata, menyedihkan, heuehe..
    salam kenal y cuy, mampir2 lah k blog saya,

  12. jangankan sejarah indonesia, mungkin pada lingkup yang paling kecil baik itu sejarah nama desa/kab/kota orang di sekeliling kita banyak yang tidak tahu. dan tentunya saya salah satunya (doh)

    worship dah infonya kang mas :D

  13. Dodiiiiiiiiiiiiii…
    Baru baca2 blog loe nihhh…
    Btwww… klo dulu bokap loe ngasih nama belakangnya… apa jadinya yaa..??
    Dodi Suhendar… got my point…??
    hihihihihihiihhii…

  14. ..Blog walking.. Bermanfaat bgt buat aku loh mas..
    Jaman skul dulu males-malesan ama sejarah ya gini ini, alhasil buta sejarah deh..

    Salam Kenal :D

  15. Pingback: Mental dasar perbaikan (II) « Pabrik tentang tempe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>