Blog, Buku, dan Petualangan

Posted in Blogging

Header Lama

Sejak beberapa bulan lalu, sahabat saya yang satu ini begitu ingin mengganti header lama saya dengan yang baru. Mungkin dia melihatnya terlalu kaku—entahlah, saya gagap disain soalnya. Jadilah saya dipaksa untuk mengirimkan foto-foto yang berserakan di facebook saya untuk dia rangkai menjadi sebuah header baru (LOL) .

Dari obrolan yang dilakukan entah via instant messenger, facebook, dan plurk, saya cukup yakin ia tau siapa saya. Dan tadi pagi, dengan gagah berani saya akhirnya mengirimkan 17 foto perjalanan ngeblog dan berpetualang saya. Dengan sedikit compose-reply antara dia dan saya, header pun jadi dalam waktu tidak lebih dari tiga jam!

Sedikit gambaran bahwa fokus header saya ada di roll film yang merekam kegiatan saya. Diawali dengan potret saat saya mempresentasikan How To Build Blog’s Community di Fakultas Ilmu Komputer UI, diikuti potret saya bersama dua sahabat bertualang saya, Lathiful Amri dan Kristian Ibrahim. Adegan kami bertiga melompat di Bukit Sikunir masih menjadi gaya terbaik versi saya sehingga wajib diikutsertakan dan diikuti potret siluet di Tanah Lot, Ujung Genteng. Potret terakhir adalah salah satu jepretan saya untuk project #365shots, bunga mawar. Sementara itu bintang laut dan daun yang menghias di sampingnya, mengingatkan dua tempat yang selalu suka: pantai dan gunung.

Beralih ke sebelah kanan dan kiri header, menggambarkan kesukaan saya terhadap dunia buku dan sastra. Di sebelah kanan ditempatkan buku pertama yang begitu menggugah saya, The Alchemist karya Paulo Coelho. Dan sebelah kiri sebuah gugahan kalimat yang pernah saya tulis di waktu senggang.

Thanks a lot Ronn for this marvellous header. I love it!

30 Fast Facts of Amprokan Blogger 2010

Posted in Blogging, Komunitas, Kopdar, Reportase

Tidak mudah rasanya untuk mengulas event Amprokan Blogger 2010 sebagaimana yang pernah saya lakukan untuk Pesta Blogger 2009. Mungkin karena saya bertindak selaku panitia juga sehingga rangkaian acara yang disajikan sepenuhnya saya ketahui. Dan karena saya yakin banyak peserta yang sudah mengulas acara ini, saya akan menilik dari sudut pandang yang berbeda. Berikut adalah 30 fakta yang wajib diketahui tentang Amprokan Blogger 2010:

PERSIAPAN
ab2010-1

  1. Pertama kali pembentukan panitia Amprokan.
    18 Januari 2010imagine how superb we are to make this massive event in less than two months (worship) .
  2. Susunan panitia yang terlibat hingga acara Amprokan terlaksana.
    Aris Heru Utomo, Eko Eshape, Amril Taufik Gobel, Wijaya Kusumah, Yulyanto, Anggi Kusumah, Harun Al Rasyid, Komarudin Ibnu Mikam, Masim Sugianto, Raden Ajeng, Irfan ZJ, Rawi Wahyudiono, Ratu Sya, Dodi Mulyana, M. Syaifullah, Puti Karina Puar, Mira Sahid, Irma Susanti, Wisnu Dewobroto, Mila Said, Umi Kamilah, Yulef Dian Bustanudin, dan Ibnu Susilo.
  3. Perihal terdapat dua nama acara: Amprokan Blogger dan Temu Blogger.
    Di awal pemilihan nama acara, terjadi dispute untuk menggunakan kata Amprokan yang lebih membumi bekasi dengan kata Temu yang berskala nasional. Melalui diskusi intens yang dilakukan, disepakati menggunakan dua nama tersebut untuk publikasi daring. Sementara itu untuk official event menggunakan nama Amprokan Blogger yang mengedepankan kota penyelenggara acara, Bekasi.
  4. Alasan menggunakan tanggal 6-7 Maret sebagai waktu acara.
    Tanggal tersebut berada di pekan terakhir ulang tahun Kota Bekasi ke-13 pada tanggal 10 Maret 2010.
  5. Sponsor yang mendukung acara.
    Pemda Bekasi, Telkom Speedy, M2 Bekasi 88.2FM, Kompas, Dagdigdug, Sami kuring, Coklat Mentari, Prakom, Bahasa Please, XL, TOA, Dakta FM, Jengsri dan Rose Heart.

ANJANGSANA

  1. Tempat-tempat yang didatangi peserta.
    Tugu Bina Bangsa di area GOR Bekasi, TPST Sumur Batu dan UKM Boneka di Bantar Gebang, serta Kawasan Jababeka di Cikarang.
  2. Jumlah bis yang digunakan.
    Total 5 buah bis dengan pengawalan polisi sepanjang perjalanan.
  3. Komunitas blogger daerah yang hadir.
    Bblogger Balikpapan, Be-blog Bekasi, Blogger Cikarang, Bengawan Solo, Bertuah Pekanbaru, Blogger Ngalam Malang, TPC Surabaya, Blogkar Karawang, Kojaker Jakarta, Blogger Warok Ponorogo, Blogor Bogor, deBlogger Depok, Plat M Madura, Bawor Banyumas, Angingmammiri Makassar, Blogger Pontianak, Palanta Padang, Kayubaimbai Banjarmasin, Serayu Wonosobo, Seruit Lampung, dan Wongkito Palembang.
  4. Komunitas non-kedaerahan yang hadir.
    Jogloabang Yogyakarta, UIN Jakarta, Malhikdua Surabaya, dan Kompasiana.
  5. Ragam profesi peserta Amprokan.
    Analis media, blogpreneur, editor media online, entrepeneur, forex trader, freelance, web programmer, graphic designer, guru, jurnalis, LSM, pegawai swasta, PNS, Mahasiswa/i, operator warnet, pelajar, technopreneur, web master.

SARASEHAN
Sarasehan

  1. Artis yang memeriahkan acara.
    Jelly Tobing (the stealer!) dan Iyeth Bustami.
  2. Blogger senior yang menghadiri acara.
    Enda Nasution, Iman Brotoseno, Paman Tyo.
  3. Lagu-lagu yang membuat beberapa blogger maju dan berjoget di depan panggung.
    Kehidupan-nya God Bless dan tentunya lagu dangdut.
  4. Bintang midnight show yang menjadi pembicara talkshow.
    Risa Amrikasari yang mengelola Rose Heart Writers bersama Jane Shalimar yang terlibat di dalamnya. Acara ini dipandu secara ciamik oleh Eko Eshape.
  5. Penanya yang membuat Risa excited dengan kualitas pertanyaannya.
    Andy MSE yang bertanya kaitan progres sebuah blog populer dengan kemungkinannya dibukukan.

SEMINAR
Seminar

  1. Pembicara dan moderator yang tampil di acara seminar.
    Seminar I mengetengahkan Budi Putra, perwakilan Menkominfo, dan Romi Satria Wahono yang dipandu oleh Amril Taufik Gobel. Sementara itu Seminar II menampilkan Nukman Luthfie dan Dwiyanto, perwakilan bupati Sragen, yang dipandu oleh Masim Vavai Sugianto. Pak Romi and Om Nukman definitely stealed the show (applause)
  2. Organisasi sejenis SeBUAI yang digalakkan oleh komunitas blogger lain.
    Hibah Sejuta Buku yang dikembangkan oleh Bertuah Pekan Baru dan SoloSinau oleh Bengawan Solo.
  3. Hadiah doorprize yang paling dihindari.
    Payung terbang yang salah satunya diraih oleh Ramadoni dari deBlogger. Padahal ia mengaku tidak pernah beruntung mendapatkan hadiah doorprize semacam ini (haha)
  4. Juri yang mengumumkan pemenang lomba.
    Paman Tyo dan Budi Putra untuk pengumuman Lomba Menulis dan Wisnu Dewobroto untuk Lomba Foto Aku Cinta Bekasi.
  5. Mars Blogger yang diciptakan spontan MC seminar, Om Ipul.
    Blogger tak kenal rintangan
    Meski jalan penuh halangan
    Kan hilang di dalam hati yang riang
    Blogger tak kenal rintangan

SERBA-SERBI

  1. Juara-juara Lomba Menulis dan Lomba Foto Aku Cinta Bekasi.
    Kahar Setyo Cahyono, Lutfi Setiyono, Ika Rahmawati (Lomba Menulis) dan Budi Winarno, Didik Harianto, Tody Maulifa (Lomba Foto).
  2. Anggota deBlogger yang mengikuti acara.
    Ferdias Ramadoni, Iman Sulaiman, Hadyan Taris Akbar, Abdul Malik Syadri, Bradley, Rachman.
  3. Jumlah donat KDB, hadiah dari Fajar, yang saya habiskan sewaktu anjangsana.
    Tiga buah yang dilahap secara membabi buta karena kelaparan (LOL)
  4. Pasangan blogger-onliner yang menghadiri acara.
    Tamacrea dan Pinkparis, Gajah Pesing dan Ajengkol.
  5. Beberapa kejadian menarik di luar acara Amprokan yang sempat dilakukan
    Car Free Day, Racing tengah malam mencari air mineral untuk peserta bareng Timi-nya Bang Komar, sama obrolan tengah malam bareng kontingen Banyumasan.

IN MY VIEWFINDER
ab2010-inmy

  1. Pendesain kartu nama saya.
    Dengan warna hijau cerah di atas kertas putih, kartu nama blogger saya didisain oleh sahabat saya, Imran Ramadhan.
  2. Foto saya yang sempat menjadi nominasi Lomba Foto Aku Cinta Bekasi.
    Dari ketiga foto yang saya kirimkan, City Light justru dikalahkan oleh dua foto yang lain: Menepi di Pantai Pakis (Juara V) dan Di Tepi Kali Bekasi (Juara VI). Ketiga potret tersebut dapat diamati di tautan ini.
  3. Total foto yang berhasil direkam dan yang dipublikasikan.
    307 total foto terekam dan terpublish 40 foto di Amprokan Blogger, Album Sudut Lain
  4. Foto yang paling berkesan untuk saya pribadi.
    Foto di atas adalah yang paling berkesan (Pradna, Cici, Ratu, Illa, Dodi). Kami adalah lima blogger yang akrab bersilaturahmi satu sama lain yang akhirnya bisa bertemu di acara ini. Saya memberinya judul 5 Blogger, 5 Kota, 5 Rasa, sementara iLLa menyebutnya Party of Five. Ratu menggambarkan definisi lima rasa sebagai berikut (dari kiri ke kanan): lebay, pendiam, berisik, bawel, dan misterius. Sementara saya menggambarkannya: linux-addicted, poem-addicted, kopdar-addicted, plurk-addicted, dan adventure-addicted.
  5. Hal-hal yang membuat saya bete selama acara.
    Provokator sok penting di rombongan terakhir anjangsana, musik yang too loud mengisi acara sarasehan, dan backsound lagu-lagu Wali sepanjang acara seminar.

Well, untuk acara kopdar blogger berskala nasional yang di-organized satu komunitas lokal seperti ini, acara ini bisa dibilang sukses. Amprokan Blogger membuka wacana baru silaturahmi antarblogger selain Pesta Blogger. Semakin banyak acara-acara silaturahmi seperti ini rasanya akan membuat dunia blogging Indonesia semakin dinamis. Long Live Blogger Indonesia!

Forum Diskusi Pengembangan Konten Lokal

Posted in Blogging, Komunitas
Selasa lalu, saya mendapat email dari staf Direktorat Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informatika, untuk mengikuti Forum Diskusi Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Konten Lokal pada tanggal 21 Januari 2010. Di sini, saya diundang sebagai wakil komunitas blogger Depok bersama praktisi konten lokal seperti perwakilan media online (Kompas, Detik, Vivanews, Okezone, Kapanlagi), praktisi/asosiasi (IMOCA, Indonesia Mobile and Online Content Association; MIKTI, Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia dan asosiasi lain), onliner konten lokal (Politikana, Ngerumpi, Bicara Film, FreSh), dan tentu saja perwakilan blogger (Blogfam, Anging Mammiri, Cahandong, deBlogger, Be-Blog, Kopdar Jakarta, anakUI).


Konten Lokal
Konten lokal itu sendiri merupakan aplikasi atau fitur yang dikreasikan anak bangsa agar konsumsi pengguna telematika di Indonesia tidak melulu berbasis luar negeri. Jika kita mengenal berbagai social media seperti Facebook, Twitter (mikroblog), atau WordPress dan Blogspot (blog) sebagai konten asing yang sering digunakan; konten lokal yang saat ini dikembangkan seperti film animasi lokal, fitur berita di handphone, citizen journalism yang digalakkan oleh komunitas blogger, atau komunitas berbasis interest seperti ngerumpi, bicara film, atau politikana.


Gelaran Diskusi
Freddy TulungDiskusi yang diadakan di Ruang Operasional Depkominfo di bilangan Medan Merdeka Barat ini menampilkan Kepala Badan Informasi Publik, Freddy Tulung sebagai perwakilan pemerintah. Diskusi dibuka dengan penjelasan tentang maksud dan tujuan diadakannya diskusi ini, yaitu kick off kerjasama pemerintah dengan stake holder ICT Indonesia. Pak Freddy kemudian menjelaskan program Desa Berdering—salah satu program 100 hari Menkominfo, Tifatul Sembiring. Keinginannya adalah ketika desa-desa tersebut sudah punya internet (desa pinter), konten sebagai ujung tombak informasi yang diakses masyarakat mampu dimanfaatkan oleh praktisi konten Indonesia semaksimal mungkin.


Setelah uraian panjang lebar yang disampaikan mantan Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) ini, diskusi bergerak ke floor. Pemerintah mendengarkan gambaran usaha yang telah dilakukan oleh praktisi konten lokal, berikut hambatan yang dialami. Ivan Lanin (Wikimedia Indonesia) menggambarkan masih banyaknya orang Indonesia yang tidak pintar menulis, Donny BU (detik) mengungkapkan bahwa minat masyarakat kita pun akan turut berperan dalam pengembangan konten lokal, kemudian usulan virtual governance untuk memvalidasi akun-akun yang bertebaran di dunia online sempat disampaikan peserta diskusi.


Sementara itu, perwakilan komunitas blogger kampus, Ilman Akbar (anakUI) mengemukakan diperlukannya peningkatan penghargaan atas kreasi pengguna internet seperti Internet Sehat Awards untuk blogger. Suara komunitas berbasis daerah kali ini diwakili oleh Aris Heru Utomo yang menggambarkan perjuangan blogger dalam mengenalkan blog sebagai media komunikasi grass root dengan pemerintah daerah di Bekasi.


Meski jawaban-jawaban yang diberikan oleh perwakilan Depkominfo belum menyentuh substansi permasalahan, kita perlu mengapresiasi kick off ini. Setidaknya pemerintah mendapat gambaran secara menyeluruh permasalahan yang dialami oleh seluruh peserta diskusi. Hal terpenting dari poin diskusi kemarin ada di poin terakhir, di mana apakah feedback yang sudah/akan dilaporkan ini ada tindak lanjutnya oleh Depkominfo atau tidak. Mari kita buktikan bersama-sama.


Mingle
Secuplik mingle yang dilakukan oleh perwakilan blogger setelah diskusi berlangsung:
Mingle
[ki-ka]: Dhodie (deBlogger), Ratu (be-Blog), Ilman Akbar (anakUI), Mas Amril (Anging Mammiri), Tikabanget (Dagdigdug), Simbok Venus (Ngerumpi), Chic (Kopdar Jakarta). Gambar diambil oleh Pak Eko (Blogger Cikarang).

Indonesia Matters, Top 100 Blog Indonesia

Posted in Blogging
Pemeringkatan blog-blog yang diestimasi berjumlah 1,2 juta di Indonesia saat ini sedang dimutakhirkan oleh Patung, pengelola Indonesia Matters. Berbeda dengan pemeringkatan sebelumnya yang diprakarsai Mas Priyadi (2005) (semoga beliau nda bersin kala saya menyebut namanya (LOL) ) dan Hericz (2006) yang menggunakan acuan peringkat Technorati, Patung menggunakan tujuh buah acuan sebagai dasar pemeringkatan sehingga dirasa lebih eligible menggambarkan perpetaan blogger di tanah air.

Top 100 Blog Indonesia tahun 2007:
2007














Top 100 Blog Indonesia tahun 2008:
2008




















Tujuh Acuan Peringkat di Indonesia Matters

  1. Page Rank, pemeringkatan Google tentang seberapa penting page sebuah blog di internet. Hal ini dilakukan dengan menghitung kualitas dan jumlah tautan page tersebut di page lain.
  2. RSS Subscribers, jumlah pembaca blog yang berlangganan update postingan blog melalui feedburner.
  3. Yahoo! Backlinks, jumlah total tautan sebuah blog di site lain di dunia internet.
  4. Backtweet, jumlah bookmark sebuah blog yang di-tweet di Twitter.
  5. Social Bookmarks, jumlah bookmark sebuah blog di Del.icio.us.
  6. Engagement Score, tingkatan rata-rata interaksi penulis dan pembaca di postingan blog. Terutama menghitung banyak komentar di setiap postingan. Akan tetapi, juga memperhitungkan seberapa banyak postingan tersebut di-mention di social media.
  7. Traffic Rank, pemeringkatan Alexa terhadap jumlah pengunjung yang datang ke sebuah blog dalam tiga bulan terakhir.

Batasan di Indonesia Matters
Indonesia Matters sendiri membatasi blog-blog yang dapat mengikuti layanannya. Di antara yang tidak diterima yaitu blog yang berisi unsur pornografi, informasi IT/komputer/gadget, tips blogging, SEO, beasiswa, lowongan kerja, agregator, atau blog yang belum berusia lebih dari 6 bulan. Sementara itu penonaktifan peringkat dilakukan jika sebuah blog tidak diupdate dalam jangka waktu yang lama.

Update Mutakhir, 9 Januari 2010
Untuk perkembangan blog terakhir sendiri, beberapa blogger baru berhasil menembus peringkat atas—selain tentu saja seleb blog yang sudah kita kenal selama ini. Dee yang semakin sadar pengaruh sebuah blog sebagai media komunikasi selain buku, Diana Rikasari yang begitu ngetop sebagai blog fashion, atau Pak Sawali yang sangat berdedikasi di dunia blogging. Mereka bertiga menduduki tiga peringkat teratas hasil update terakhir, 9 Januari.
2010
Memang masih banyak blogger-blogger handal yang belum tercantum di sana, misal Mas Kuncoro, Harry Sufehmi, atau Mas Priyadi sendiri. Pengelola situs ini mesti mampu menjawab pertanyaan “mengapa blog mereka tidak ada di Top 100?”.

Tentang Blog Ini
BlogDhodie.com sendiri mengikuti pemeringkatan Indonesia Matter setelah mendapat informasi dari Om Galih Satria. Dan secara tidak sopan, untuk update termutakhir, duduk di peringkat ke-10 [21 (5 Jan), 87 (Des ’09)]. Tidak sopan karena usia blog saya baru 6 bulan. Tidak sopan karena saya baru membuat 30 postingan. Dan tidak sopan karena masih banyak blogger idola saya yang berhak menduduki posisi ini (worship) .

Ada sedikit cerita menarik terhadap salah satu acuan perhitungan yang digunakan, Backtweet. Awalnya saya berkeyakinan untuk acuan satu ini, blog saya berada di posisi juru kunci (lah wong jumlah tweet saya saja baru 18 buah). Akan tetapi, ada juga tweeps yang me-mention blog saya (total 10 buah) di tweetnya, dan setelah ditelaah ada dua tweet yang membuat saya tersenyum. Tweet pertama dari Ilman Akbar menjawab pertanyaan Pitra tentang blog lokal yang sedang dibaca saat ini dan bukan blog populer. Sedangkan tweet kedua dari Lia yang berkomentar tentang postingan Setahun Bersama Plurk saya. Means a lot to me (cozy)

So, sudahkah teman bergabung di Indonesia Matters? Tinggal klik di sini.

Sumber gambar di (1), (2)

Award Persahabatan Blogger 2009

Posted in Award, Blogging
Blogger Mate AwardTidak pernah menyangka bahwa aktivitas ngeblog saia bisa sedemikian berwarna setahun ini. Dimulai dengan bergabung di komunitas blogger Depok dan Bekasi, sampai berpetualang ke Dieng, Santolo, dan Curug Cilember. Kalian tau apa poin terbaik yang saia dapatkan dari ngeblog? sahabat-sahabat baru. Mereka yang menjadi teman berdiskusi di dunia online dan teman sebenarnya di dunia offline. Untuk inilah di penutup tahun ini saia persembahkan penghargaan kepada mereka, sahabat-sahabat saia yang menjadi Top 10 Commentator di blog ini (tak perlu diartikan macam-macam, ini murni bentuk terima kasih saia kepada mereka).


Menghitung jumlah komentar yang masuk dan dihitung secara otomat oleh WP, saia tinggal melihat widget Top Commentator di sidebar. Akan tetapi, widget ini menghitung berdasarkan usernamenya—bukan alamat blognya. Jadi beberapa blogger yang sering ganti-ganti nama, akan dihitung sebagai user yang berbeda. Contoh kasus untuk Achie, Illa, dan Bandit Sang Perantau. Mereka memiliki sedikitnya dua name berbeda di blog saia.


Dan setelah dihitung dari 25 postingan saia setengah tahun ini, rekapitulasi komentator teraktif tahun ini adalah:
1. Quinie (34 komentar, Bekasi)
QuinieBlogger yang pantas menyandang gelar Ratu Ngeblog karena dedikasinya di dunia blogging. Menilik salah satu percakapan kami tentang target postingan tahun ini, dia dengan santai menargetkan 365 postingan, sementara saia hampir setengah tahun saja baru dapat 25 postingan (doh) . Isi blognya total curhatan dia tentang aktivitas sehari-hari. Jadi kalau ingin tau gimana dia hari ini, cukup bookmark blognya dia atau masukkan di Google Reader anda. I know her as a good friend in discussing lots of things.


2. Ajeng (27 komentar, Bekasi)
AjengBlogger berjuluk Ratu Kopdar karena kesukaannya bertatap muka secara offline. Pertemuan awal di sebuah pameran di Depok, kemudian berbincang panjang lebar di blog, mikroblog, dan instant messenger. Perempuan ini menolak untuk dikenal sebagai seleblog. Ia hanya ingin ingin dikenal sebagai blogger rendah hati. Isi blognya mencerminkan definisi blog sebagai diari online–bisa curhat, puisi, dan sekarang intens sekali bersama bloggerbekasi mengembangkan komunitas tersebut di tempat tinggalnya. I know her as a sensible blogger.


3. Pradna (25 komentar, Purwokerto)
pradnaBlogger yang punya totalitas untuk berkarya lewat dunia open source, Linux. Awal berkenalan yang konyol di sebuah mikroblog, malah akhirnya mengeratkan persahabatan online kami. Isi blognya banyak bercerita tentang Linux, review, dan yang paling saia suka Obrolan Sore-nya. Entah apakah dia masih berani untuk menelurkan puisi lagi setelah puisi terakhirnya dipuji oleh semua teman-temannya. I know him as a sincere and loyal friend.




4. Achie (23 komentar, Jakarta)
AciBlogger yang tulisan-tulisannya sering nangkring di papan atas rangking Google. Hal ini ditunjang berkat kolaborasinya dengan komunitas blogger Garut, BG. Isi blognya campur-campur, meski sekarang aktif sekali bercerita tentang kegiatan jalan-jalan bersama blogger lainnya. Untuk mengulik kemampuan si ganteng—kamera terbarunya, katanya. I believe she has a bright future to become a fine photographer.


5. Morishige (22 komentar, Jogjakarta)
MorishigeBlogger berjuluk Jejaka Petualang ini memiliki semangat ultra dalam bertualang. Dan itu semua terekam di postingan blognya. Saia percaya jika postingan petualangannya layak untuk dibukukan. Sampai di sini, saia tergelitik untuk bertanya, adakah beda antara jalan-jalan dan berpetualang? Anyway, I know him as a fine adventurer.


6. iLLa (22 komentar, Makasar)
illaBlogger asli Sinjai yang terdampar di kota super panas, Surabaya. Berkenalan berkat sebuah mikroblog, akhirnya silaturahmi dengannya tercipta baik sampai sekarang. Salut untuknya yang selalu membuka ruang diskusi dan pertemanan dengan blogger-blogger lainnya. Di tahun ini pula, ia berani untuk memiliki blog berbayar. I know her as my big fans hihihi.


7. Luvie (18 komentar, Jakarta)
luvieBlogger yang juga penulis di dunia nyata. Dikarenakan profesinya, postingannya pun enak dibaca. Banyak bercerita tentang review makanan atau curhatnya tentang kehidupan. Saia paling ingat tentang postingan seorang gadis yang dipaksa berlari oleh sekitarnya. Is it you, girl? I know her as a well writer.


8. Rita (18 komentar, Jakarta)
ritaBlogger aktif yang memiliki banyak teman di dunia perbloggingan. Isi blognya khas perempuan. Belum sempat mengenal lebih dekat melalui jejaring sosial lainnya, sehingga informasi yang saia dapat pun masih terbatas. Tapi dengan bekal rajinnya ia berkunjung ke blogger lainnya, saia yakin ia akan dikenal sebagai blogwalker sejati.


9. Gajah pesing (17 komentar, Surabaya)
gajahBlogger yang belalai-nya ada di mana-mana. Meski mengaku berdomisili di Surabaya, tetapi dikenal baik di kalangan blogger daerah Timur Tengah sana (baca: Jawa Timur dan Jawa Tengah). Pun ia cukup dikenal di komunitas blogger Garut, Depok, dan Bekasi. I know him as a dedicated blogger.


10. Sawali Tuhusetya (17 komentar, Kendal)
sawaliBegawan blogger yang dikagumi blogger-blogger muda berkat dedikasinya di dunia blogging. Pernah mendapatkan award sebagai Blog Pendidikan Terbaik di ajang Internet Sehat 2009. Ciri khas tulisannya dikemas dengan gaya bertutur seorang guru menyikapi segenap aspek permasalahan hidup. I know him as a humble yet inspiring blogger.


Dan untuk teman-teman blogger yang baru menjadi teman saia dengan bersedia mampir di blog ini, saia berjanji akan menjaga pertemanan kita sepenuh hati. Insya Allah.

Potret Kumpul Blogger Muslim 2009

Posted in Blogging, Komunitas
KUBUSBerawal dari tawaran untuk mengisi salah satu sesi seminar FUKI Fair, Kumpul Blogger Muslim (KUBUS) 2009, saya akhirnya dipertemukan oleh teman-teman blogger baru pada hari sabtu, 21 November 2009. Mereka yang bermimpi untuk membangkitkan kembali salah satu komunitas blogger muslim yang sedang vakum saat ini, Indonesian Muslim Blogger (IMB).


Pada masanya, komunitas ini merupakan salah satu wadah komunitas yang bertujuan untuk menyuarakan sisi lain dunia blogging, yaitu sisi dakwah. Tercatat di agregator blog mereka, saia mengenal Iqbal (kakak kelas di kampus), Yons (deBlogger), Mas Vavai dan Mas Daus (Bloggerbekasi), atau pun mereka yang sudah dikenal luas kiprahnya di bidang masing-masing seperti Bayu Gawtama, Harry Sufehmi, Romi Satrio Wahono, dan Fatih Syuhud.


Kumpul Blogger Muslim 2009
Meski gaung promosinya masih belum optimal, wacana untuk membangkitkan kembali komunitas ini ke permukaan oleh panitia sepatutnya diapresiasi. Tercatat acara ini dihadiri oleh mahasiswa Universitas Indonesia dari beberapa fakultas, perwakilan milis KCB yang sedang semangat-semangatnya mengembangkan komunitas dakwah via film islami, komunitas blogger daerah seperti deBlogger dan bloggerbekasi, serta beberapa blogger luar Depok yang sangat bersemangat mengikuti acara sampai selesai. Sayang acara ini terlambat diketahui oleh Blogor (Komunitas Blogger Bogor) yang baru mengetahui acaranya pada hari H.
Pembicara
Acaranya sendiri dibagi menjadi tiga sesi seminar plus networking session. Di sesi seminar, tampil pertama blogger terbaik di Pesta Blogger 2009 untuk kategori Blog Bisnis Terbaik, Mada Azhari. Ia mempresentasikan bagaimana cara menciptakan sebuah brand melalui blog yang sangat antusias diikuti oleh peserta. Kemudian, seminar dilanjut oleh Suci `Leni` Lestarini (penggagas Indonesiaberprestasi dan Ladangbuku) yang menceritakan bagaimana proses membangun web indonesia berprestasi yang menceritakan profil-profil inspiratif anak-anak bangsa. Sesi seminar diakhiri oleh saya sendiri yang menceritakan bagaimana suka duka membangun komunitas blogger Depok bersama teman-teman saya. Di sini, saya menggunakan komunitas blogger lain yang saia ikuti, bloggerbekasi sebagai benchmarking.


Sementara itu untuk networking session, MC acara Asad Fatchul, memberi kesempatan pada tiap-tiap peserta yang hadir untuk memperkenalkan diri dan menceritakan sejauh mana mengenal IMB dan harapan terhadapnya di masa datang. For your information, salah satu peserta yang paling bersemangat mengikuti acara ini, Akbar, diketahui belum memiliki blog. What a surprise!

After the show


























Di akhir acara, blogger-blogger yang menghadiri acara bersepakat untuk mencoba menghidupkan kembali Indonesian Muslim Blogger yang sedang mati suri. Diharapkan komunikasi tahap awal dilakukan melalui blog dan berbagai situs social network hingga akhirnya diluncurkannya (kembali) komunitas ini ke permukaan.

Semoga di sisa kesibukan saat ini, saia masih bisa berkontribusi. Amin.

Pesta Blogger 2009, Hope and Reality

Posted in Blogging, Komunitas, Reportase

The party was over on last Saturday. There were many hopes for the event and in the end, some of it still remain unfulfilled.

Buat saia pribadi, acara ini lebih cocok disebut kopdar akbar atau seminar akbar blogger ketimbang bayangan sebuah “pesta” yang ada di benak saia. Disebut kopdar akbar dikarenakan acara ini mampu mempertemukan kurang lebih 1.200 blogger, yang diantaranya terdapat blogger mancanegara semisal dari Australia, Singapura, dan Amerika Serikat. Disebut seminar akbar karena acara ini menyajikan banyak sesi break out yang dipandu blogger-onliner kenamaan Indonesia dan luar negeri. Dan tidak memilih disebut dengan “pesta” karena sepanjang acara, Pesta Blogger tidak mengesankan acara yang fun dan penuh keakraban khas komunitas.


Persiapan Mengikuti Pesta Blogger 2009
Meeting Point deBloggerBlogger-blogger Depok sendiri yang berada di titik terdekat dibanding kota-kota penyangga Jakarta lainnya, menuju SMESCO sebagai venue acara di Jl.Gatot Subroto dengan konvoi delapan motor pukul 8 pagi. Ketika sampai ke venue acara, belum apa-apa kami sudah dibuat kecewa dengan pemberian lokasi stand bazaar komunitas yang berlokasi di selasar kanan venue berjarak lebih dari 100 meter pintu masuk. Saia nda habis pikir kenapa menempatkan stand komunitas terpisah jauh dari venue acara sementara di dalam pun masih banyak ruangan yang kosong. Alhasil keinginan kami untuk memperkenalkan deBlogger ke pengunjung pun tidak kesampaian.


Sebelum acara pembukaan dimulai, saia pun bertemu muka dengan beberapa blogger-onliner yang sering saia lihat profilnya di internet. Sementara banyak blogger-blogger kenamaan yang banyak berkiprah di dunia blogging Indonesia justru pertama kali saia kenali wajahnya di acara Muktamar BHI, Blogging for Nothing sehari sebelumnya. Di sana saia berkenalan dengan Pak Nukman, Ndoro Kakung, Gajah Pesing, beberapa perwakilan komunitas TPC, Kayubaimbai, dan pasti yang punya Jakarta, BHI dan Kojaker.


Indonesia Informatif
Tifatul SembiringSalah satu yang menyelamatkan acara Pesta Blogger 2009 adalah acara ini dihadiri oleh Menkominfo terpilih Kabinet Indonesia Bersatu II, Tifatul Sembiring. Dalam pidato singkat penuh makna, Tifatul mempromosikan slogan Indonesia Informatif mengenai upaya menggunakan internet sebagai ujung tombak penyebaran informasi di Indonesia. Tidak seperti birokrat lain yang sering berpanjang lebar mengisi pidato pembukaan, Tifatul hanya memberikan janji penyebaran teknologi informasi dengan slogan: Komunikasi lancar, Informasi benar. As Pesta Blogger 2009’s chairman said, Iman Brotoseno, he was stealing the show.


Pesta Blogger sebagai Orangtua Komunitas Blogger
PB logoSebagai event tahunan yang paling diakui eksistensinya di Indonesia, sebenarnya sebagai pribadi atau pun ketua deBlogger, saia mengharapkan Pesta Blogger dapat berperan sebagai orang tua seluruh komunitas blogger yang ada di Indonesia. Orang tua tentunya akan merasa senang, bangga, dan bahagia ketika jabang bayi komunitas lahir ke permukaan. Coba saja telaah beberapa komunitas yang baru muncul setahun sebelum penyelenggaraan Pesta Blogger 2009: Bengawan, deBlogger, Cimart, dan terakhir Be-Blog.


Sadly to say, jangankan menceritakan bayi komunitas-komunitas tersebut kepada kepada keluarga besar Blogger Indonesia, pembawa acara hanya mengira-ngira komunitas mana yang hadir di acara kali ini. Kalau sampai panitia tidak tau seluruh komunitas yang hadir di acara ini, satu PR tidak dikerjakan dengan baik!


Sesi Break Out yang Memprihatinkan
Sedianya, acara ini yang paling saia harapkan untuk memberikan pencerahan dari aktivitas ngeblog saia selama ini, tapi apa lacur pembagian kelas break out dengan hanya sekat-sekat dalam sebuah hall menghancurkan semuanya. Bagaimana bisa sesi-sesi tersebut digabung dalam sebuah hall dengan mikrofon yang menyalak-nyalak dari tiap kelas? Jangan bayangkan gimana kecewanya Pak Nukman yang mengisi sesi break out Blogpreneur dengan mikrofon yang nyaris tak terdengar. Membaca gerak bibir beliau? you’re kidding me, right.


Hal yang tidak jauh berbeda dialami oleh sesi breakout yang saia ikuti, Leadership in New Era yang dipandu Budi Putra, Country Editor Yahoo! Indonesia.


Daripada stres mendengarkan multi input suara dari semua sesi, akhirnya saia pun memutuskan untuk nongkrong di depan venue acara, berdiskusi sengit dengan Mba Ajeng perihal Lomba Penulisan Blog-Photoblog yang sedang digodog oleh panitia be-Blog. Dan yang paling berkesan adalah ngobrol ringan dengan sesepuh blogger Bandung, Ikhlasul Amal seputar Baraya Blogger dan wacana pemindahan kota penyelenggara Pesta Blogger.

After Pesta Blogger 2009
deBlogger on the spot




































Satu big point yang saia harapkan dari acara ini sebenarnya adalah Pesta Blogger dapat menjadi orang tua semua komunitas yang hadir di Jakarta. Coba saja bayangkan berapa banyak blogger-blogger luar daerah yang bersemangat hadir di sini hanya untuk mendapatkan pencerahan dari kegiatan ini. Kalau tidak ada kesan yang panitia hadirkan kepada mereka, dari sekadar mengikuti upacara pembukaan dan mengikuti seminar, jangan terlalu banyak berharap mereka akan datang kembali di Pesta Blogger selanjutnya.


Di sisi lain, Pesta Blogger berhasil membuat saia berkenalan dan bersitatap dengan Kang Ikhlasul Amal (sesepuh BBV), Enggar, Ilman Akbar (Pencetus ayongeBlog dan anakUI.com), Satya Witoelar (Pendiri mikroblog Indonesia, Koprol), serta bertemu kembali dengan praktisi openSuse, Mas Vavai (who’s my senior at SMAN 2 Bekasi). Hal ini sedikit banyak mengobati kekecewaan saya terhadap penyelenggaraan Pesta Blogger kali ini.


Harapan Pesta Blogger Tahun Depan
Indonesia Raya
































Entah apakah acara ini akan ada lagi tahun depan dan entah apakah saia pun masih punya antusiasme yang tinggi seperti saat ini, saya hanya ingin memberikan masukan untuk penyelenggaraan Pesta Blogger selanjutnya:
• Pilih tempat yang lebih representatif dibanding venue acara sekarang. It’s totally big lose point dari penyelenggaraan Pesta Blogger tahun ini.
• Berikan apresiasi kepada semua komunitas blogger yang hadir untuk memperkenalkan daerahnya kepada semua audiens.
• Coba diubah rundown acara yang lebih seperti seminar akbar dengan acara-acara yang lebih fun dan berkesan. Meminta setiap komunitas untuk unjuk gigi di depan panggung, buat saia secara pribadi jauh lebih menarik dan berkesan. Seminar-seminar seperti itu bisa kami peroleh di lain waktu.


For what it’s worth, thank you panitia Pesta Blogger 2009 yang sudah mempertemukan saia dengan blogger-blogger dari seluruh Indonesia, big applause to you!

Sumber gambar dari album facebook: Eno, Tika, dan Doni.

Launching Be-Blog: Selamat Datang!

Posted in Blogging, Komunitas
Akhirnya resmi sudah Komunitas Blogger Bekasi (be-Blog) lahir dalam keluarga besar blogger Indonesia pada tanggal 17 Oktober 2009. Bertempat di Bekasi Cyber Park yang sedang giat mempromosikan image Bekasi sebagai salah satu bagian dari cyber society, acara peresmian pun memadukan dukungan dari Pemerintah Daerah Kota Bekasi, blogger-blogger senior (Prayitno Ramelan, Budi Putra) dan rekan-rekan blogger luar daerah yang hadir untuk memberikan testimoni. Sebuah paduan acara peresmian komunitas yang komprehensif untuk komunitas blogger kota ini.


The Commitee

The Committee



































Launching ini sendiri sebenarnya sudah digagas sejak dua bulan yang lalu oleh pengurus inti be-Blog. Sampai akhirnya acara peresmian bisa hadir ke permukaan tentu tidak tanpa aral merintang. Mulai dari kepastian kehadiran walikota untuk meresmikan acara, pengurusan izin dari pihak Polsek Bekasi Selatan, sampai diskusi rundown acara yang penuh dinamika. Dalam kepanitiaan launching ini sendiri, saya bertindak sebagai seksi acara bersama dengan Mba Ajeng, Mas Vavai, dan Mas Uddin. Seru bekerjasama dengan mereka!


Sampai akhirnya Walikota Bekasi, H.Mochtar Muhammad hadir ke tempat acara pukul 11.30 WIB, acara peresmian pun resmi dimulai dipandu oleh Pak Ipul dan sang Istri Mba Iswahyuni.

The Show
The MajorAcara peresmian dibuka oleh Ketua be-Blog, Aris Heru Utomo, yang menceritakan bagaimana akhirnya gagasan beberapa blogger Kompasiana untuk mendirikan sebuah komunitas blogger di Bekasi terwujud. Acara inti yaitu peresmian be-Blog dilakukan oleh Walikota Bekasi, H.Muchtar Mohammad dengan menekan tombol sehingga portal komunitas ini pun resmi diaktivasi.




Setelah break untuk beristirahat, sholat, dan makan siang, acara talkshow pun digulirkan dengan menghadirkan tiga tokoh berlatar belakang berbeda: Marsekal (Purn) Chappy Hakim yang berasal dari kalangan militer, Paman Tyo yang merupakan blogger senior di keluarga besar blogger Indonesia, dan Kang Pepih Nugraha, seorang jurnalis senior di sebuah jurnalisme warga salah satu media online, Kompasiana. Dipandu oleh blogger senior Bekasi, Mas Vavai, acara diupayakan berjalan serileks mungkin di tengah-tengah udara panas yang menyengat venue acara.


Secara pribadi, saya sangat sangat tertarik dengan presentasi yang dilakukan oleh Paman Tyo, konsepnya untuk menjadikan komunitas ini sebagai salah satu gerbang informasi kota Bekasi, saya pikir sangat layak untuk diimplementasikan oleh be-Blog.
The Show
































Setelah dua acara serius itu selesai, panitia pun men-set up semua perwakilan blogger daerah yang hadir untuk memberikan testimoni dan mengucapkan selamat atas kehadiran be-Blog.

The Bloggerhood
Saya masih ingat ketika saya menjadi ketua panitia peresmian Komunitas Blogger Depok, saya dan Andri Nawawi bertemu dengan salah satu blogger senior Indonesia, Kang Andy MSE dan Mba Upik di Wetiga. Waktu itu, kami baru pertama kali bertemu secara offline, tapi keakraban yang tercipta di dunia blogging online ternyata membuat suasana pertemuan dan obrolan demikian akrab dan hangat. Oh iya, di sini saya pertama kali bertemu muka dan berkenalan dengan Paman Tyo :-D
The Bloggerhood
































Keakraban dan kebersamaan pula yang saya harapkan ketika be-Blog memberikan waktu khusus untuk semua perwakilan komunitas blogger luar daerah yang hadir untuk memberikan ucapan selamat. Tercatat dari Kompasiana, Riky dari Wong Kito (Palembang), Bahtiar dari BHI (Jakarta), Astri Diniyati dari Blogar (Garut), Kurnia Adhi Wibowo dari Bengawan (Solo), Novi dari TPC (Surabaya), Risna dari Blogger Ngalam (Malang), dan saia sendiri mewakili komunitas saia tercinta deBlogger (Depok). Senang rasanya bertemu mereka yang telah berjuang bersama memberikan kontribusi buat kotanya masing-masing dengan media blog. Salam bloggerhood Indonesia, kawan!

The Participant
The Participant
































Menurut informasi panitia, acara ini dihadiri oleh 141 pengunjung yang terdiri dari para sponsor, undangan, dan yang terpenting blogger-blogger Bekasi yang ingin menyaksikan bersama kelahiran komunitas tercinta mereka hadir ke permukaan. Sebagaimana yang saia ucapkan dalam acara pemberian testimoni, saia sangat merekomendasikan be-Blog menjadi wadah kreativitas blogger-blogger Bekasi untuk berkontribusi bagi kotanya.


Dari deBlogger sendiri, acara ini dihadiri oleh Ramadoni dan Gege, sementara Kang Iman dan Mba Isti tidak dapat hadir karena sesuatu hal. Thanks untuk kehadiran dan kebersamaannya, bro!
Doni, Gege, Dodi
































The Contest
Satu yang paling menarik dari kegiatan peresmian komunitas ini adalah kontes yang diadakan oleh panitia. Meminta Bapak Walikota untuk menginformasikan langsung Lomba Penulisan Blog dan Photoblog, pengunjung dibuat terperangah dengan hadiah yang dijanjikan:
Juara I : 10 juta
Juara II : 7,5 juta
Juara III : 5 juta
Untuk masing masing kategori dan para pemenang pun akan diberikan kehormatan dalam acara apel di Kantor Walikota.


Detail lebih lanjut tentang lomba ini saat ini sedang digodok oleh panitia yang diketuai oleh Daeng Amril, stay tune di portal Blogger Bekasi karena dalam minggu ini akan dilakukan sosialisasi dan pendaftaran lomba.

The Hope
Ketika sebuah komunitas blogger hadir, saya berharap ia tidak seperti bintang jatuh. Berpendar berkilauan sangat terang untuk kemudian hilang berpuluh tahun kemudian baru muncul kembali. Saya sangat berharap be-Blog pun bisa tetap semangat dan kompak dalam perjalanannya mengejar visi dan misi komunitasnya. Pun saia berharap be-Blog bersama-sama dengan deBlogger (Depok), Blogor (Bogor), BatagorBBV (Bandung), dan Blogar (Garut) bisa memberikan sinergi antarkomunitas blogger Provinsi Jawa Barat sebelum bersama-sama dengan semua komunitas di Indonesia menyuarakan Blogging for Society.


Semoga langgeng dan padu, be-Blog!

Membangun Bloggerhood dengan Agregator Blog

Posted in Blogging

Silaturahmi itu kunci keluarga besar blogger Indonesia yang ramah dan hangat.

Apa sebenarnya yang paling asyik dari sebuah kegiatan ngeblog? Buat saya sendiri ngeblog memberikan keasyikan ketika bisa mengenal pribadi seseorang dari tulisannya. Kita bisa belajar menulis gratis dari limpahan berbagai teknik menulis mereka. Mengikuti hampir 250 blog yang terangkum di Agregator Dhodie, Ini lah saatnya berbagi sedikit ilmu tentang bagaimana cara membangun agregator berbasis blogspot. Agregator ini bertujuan untuk mengetahui posting mutakhir blogger-blogger lain.


Modifikasi Widget Blogroll
Di sini saya ingin berbagi cara bagaimana kita membangun sebuah blog yang hanya berisi agregasi (kumpulan) update postingan blog yang saya ikuti. Sejatinya caranya hanya memodifikasi widget blogroll yang diberikan oleh Blogspot. Jika widget blogroll biasanya ditaruh di sidebar, agregator akan menaruh widget blogroll sebagai isi postingan. Jadi berada di menu utama (cek kembali tautan Agregator Dhodie).


Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membangun sebuah agregator blog:
1. Buat Account Baru
Jika kawan belum memiliki sebuah akun blog di blogspot, kawan bisa membuatnya di sini. Ikuti langkah-langkah yang umum digunakan untuk membuat akun blog. Jika sudah punya, bisa dimulai dengan masuk terlebih dahulu ke dashboard. Berikut contoh tampilan akun blog saya:
Buat Account Baru
























Dapat diamati bahwa saya memiliki 3 blog dengan satu akun yang sama: Dhodie’s blog sebagai blog utama, Blogosfir Dhodie sebagai agregator, dan cobasaja untuk trial and error.


Langkah-langkah untuk membuat sebuah blog baru dengan akun blog lama:
- Log in
- Masuk ke dashboard
- Klik Create a Blog di dashboard
- Create account untuk memilih alamat blog
- Name Blog untuk judul blog
- Choose a template, pilih saja Minima
- Klik Start Blogging


2. Tambahkan Widget Blogroll
Setelah langkah di atas, kawan sudah resmi memiliki sebuah blog baru. Langkah berikutnya adalah bagaimana kita menambahkan fasilitas widget blogroll:
- Klik tab Layout
- Pilih tab Page Element
- Klik Add a Gadget
- Pilih Blog List sebagai widget blogroll
- Klik Save
Hasil dari penambahan ini dapat diamati pada tampilan di bawah:
Page Element
















Perhatikan baik baik dua elemen widget:
- Blog Post yang menampilkan hasil postingan kita.
- My Blog list yang menampilkan blog yang akan kita ikuti.


3. Modifikasi Elemen Widget Lain
Sementara itu, widget awal yang disediakan theme Minima adalah:
- Follower
- Blog Archive
- About Me
Dikarenakan yang kita perlukan hanya widget My Bloglist, kita dapat menghapus semua widget di atas. Langkahnya adalah sebagai berikut:
- Klik Edit di masing-masing elemen widget
- Pilih Remove di kiri bawah
Setelah semuanya selesai, tampilannya adalah sebagai berikut:
Page Element






















Catatan: jangan lupa klik Save setelah 3 widget di atas kita hapus.


4. Mengganti Isi Posting dengan Blogroll
Page Element yang user-friendly dari Blogspot, memungkinkan kita untuk langsung memindahkan elemen-elemen widget dengan men-dragnya (menghold dan menggeser widget ke tempat yang diinginkan). Kita bisa memanfaatkan kemudahan ini untuk mengganti tampilan postingan menjadi blogroll saja.


Langkah yang dilakukan cukup hanya menghold widget Bloglist kemudian menggesernya untuk ditaruh di atas widget Blogpost. Sesederhana itu.
Drag Bloglist




















5. Tambahkan blog yang diikuti
Langkah selanjutnya adalah memasukkan feed RSS update postingan terakhir blog dalam widget blog list:
- Pilih Edit
- Centang semua pilihan: Icon, Title, Snippet, Thumbnail, Date
- Klik Add to List
- Masukkan alamat blog blogger
- Klik Add
- Lakukan langkah yang sama (Add to list s.d. klik Add) untuk alamat blog lain.
- Setelah selesai, pilih Save.
BlogList






































6.Rename Nama Blogroll
Banyak blogger menggunakan title blog yang tidak sama dengan dengan alamat blognya. Contoh:
Blog Perawat Online berjudul Fingers Movement
Blog Pribadi saya berjudul Dhodie Weblog
Blog Begawan berjudul metaMARSphose

Semakin banyak blog, semakin kita akan dibuat bingung dengan judul yang berbeda ini. Langkah terakhir membuat agregator adalah merapikan nama blog sesuai dengan nama asli blogger tersebut (tentu, ini optional saja). Untuk mengubahnya, di tiap-tiap penambahan alamat blogger, setelah langkah klik Add di atas:
- Klik Rename di samping blog yang judul blognya berbeda
- Tentukan sendiri nama blogger yang diinginkan
- Klik Save
Rename blogroll



















Akhirnya perjuangan membangun agregator pun selesai. Akan tetapi, hal terakhir dan terpenting dari peran agregator itu sendiri adalah berkunjung ke blog-blog yang kawan ikuti.

Apa asyiknya nge-Blog tapi nggak pernah meninggalkan jejak di blog orang lain?