Baca selengkapnya

.
Dari obrolan yang dilakukan entah via instant messenger, facebook, dan plurk, saya cukup yakin ia tau siapa saya. Dan tadi pagi, dengan gagah berani saya akhirnya mengirimkan 17 foto perjalanan ngeblog dan berpetualang saya. Dengan sedikit compose-reply antara dia dan saya, header pun jadi dalam waktu tidak lebih dari tiga jam!
Sedikit gambaran bahwa fokus header saya ada di roll film yang merekam kegiatan saya. Diawali dengan potret saat saya mempresentasikan How To Build Blog’s Community di Fakultas Ilmu Komputer UI, diikuti potret saya bersama dua sahabat bertualang saya, Lathiful Amri dan Kristian Ibrahim. Adegan kami bertiga melompat di Bukit Sikunir masih menjadi gaya terbaik versi saya sehingga wajib diikutsertakan dan diikuti potret siluet di Tanah Lot, Ujung Genteng. Potret terakhir adalah salah satu jepretan saya untuk project #365shots, bunga mawar. Sementara itu bintang laut dan daun yang menghias di sampingnya, mengingatkan dua tempat yang selalu suka: pantai dan gunung.
Beralih ke sebelah kanan dan kiri header, menggambarkan kesukaan saya terhadap dunia buku dan sastra. Di sebelah kanan ditempatkan buku pertama yang begitu menggugah saya, The Alchemist karya Paulo Coelho. Dan sebelah kiri sebuah gugahan kalimat yang pernah saya tulis di waktu senggang.
Thanks a lot Ronn for this marvellous header. I love it!
Tidak mudah rasanya untuk mengulas event Amprokan Blogger 2010 sebagaimana yang pernah saya lakukan untuk Pesta Blogger 2009. Mungkin karena saya bertindak selaku panitia juga sehingga rangkaian acara yang disajikan sepenuhnya saya ketahui. Dan karena saya yakin banyak peserta yang sudah mengulas acara ini, saya akan menilik dari sudut pandang yang berbeda. Berikut adalah 30 fakta yang wajib diketahui tentang Amprokan Blogger 2010:
PERSIAPAN

.ANJANGSANA
SARASEHAN

SEMINAR

SERBA-SERBI
IN MY VIEWFINDER

Well, untuk acara kopdar blogger berskala nasional yang di-organized satu komunitas lokal seperti ini, acara ini bisa dibilang sukses. Amprokan Blogger membuka wacana baru silaturahmi antarblogger selain Pesta Blogger. Semakin banyak acara-acara silaturahmi seperti ini rasanya akan membuat dunia blogging Indonesia semakin dinamis. Long Live Blogger Indonesia!
Diskusi yang diadakan di Ruang Operasional Depkominfo di bilangan Medan Merdeka Barat ini menampilkan Kepala Badan Informasi Publik, Freddy Tulung sebagai perwakilan pemerintah. Diskusi dibuka dengan penjelasan tentang maksud dan tujuan diadakannya diskusi ini, yaitu kick off kerjasama pemerintah dengan stake holder ICT Indonesia. Pak Freddy kemudian menjelaskan program Desa Berdering—salah satu program 100 hari Menkominfo, Tifatul Sembiring. Keinginannya adalah ketika desa-desa tersebut sudah punya internet (desa pinter), konten sebagai ujung tombak informasi yang diakses masyarakat mampu dimanfaatkan oleh praktisi konten Indonesia semaksimal mungkin.
) dan Hericz (2006) yang menggunakan acuan peringkat Technorati, Patung menggunakan tujuh buah acuan sebagai dasar pemeringkatan sehingga dirasa lebih eligible menggambarkan perpetaan blogger di tanah air.
Top 100 Blog Indonesia tahun 2007:

Top 100 Blog Indonesia tahun 2008:

Tujuh Acuan Peringkat di Indonesia Matters
Batasan di Indonesia Matters
Indonesia Matters sendiri membatasi blog-blog yang dapat mengikuti layanannya. Di antara yang tidak diterima yaitu blog yang berisi unsur pornografi, informasi IT/komputer/gadget, tips blogging, SEO, beasiswa, lowongan kerja, agregator, atau blog yang belum berusia lebih dari 6 bulan. Sementara itu penonaktifan peringkat dilakukan jika sebuah blog tidak diupdate dalam jangka waktu yang lama.
Update Mutakhir, 9 Januari 2010
Untuk perkembangan blog terakhir sendiri, beberapa blogger baru berhasil menembus peringkat atas—selain tentu saja seleb blog yang sudah kita kenal selama ini. Dee yang semakin sadar pengaruh sebuah blog sebagai media komunikasi selain buku, Diana Rikasari yang begitu ngetop sebagai blog fashion, atau Pak Sawali yang sangat berdedikasi di dunia blogging. Mereka bertiga menduduki tiga peringkat teratas hasil update terakhir, 9 Januari.

Memang masih banyak blogger-blogger handal yang belum tercantum di sana, misal Mas Kuncoro, Harry Sufehmi, atau Mas Priyadi sendiri. Pengelola situs ini mesti mampu menjawab pertanyaan “mengapa blog mereka tidak ada di Top 100?”.
Tentang Blog Ini
Dhodie.com sendiri mengikuti pemeringkatan Indonesia Matter setelah mendapat informasi dari Om Galih Satria. Dan secara tidak sopan, untuk update termutakhir, duduk di peringkat ke-10 [21 (5 Jan), 87 (Des ’09)]. Tidak sopan karena usia blog saya baru 6 bulan. Tidak sopan karena saya baru membuat 30 postingan. Dan tidak sopan karena masih banyak blogger idola saya yang berhak menduduki posisi ini
.
Ada sedikit cerita menarik terhadap salah satu acuan perhitungan yang digunakan, Backtweet. Awalnya saya berkeyakinan untuk acuan satu ini, blog saya berada di posisi juru kunci (lah wong jumlah tweet saya saja baru 18 buah). Akan tetapi, ada juga tweeps yang me-mention blog saya (total 10 buah) di tweetnya, dan setelah ditelaah ada dua tweet yang membuat saya tersenyum. Tweet pertama dari Ilman Akbar menjawab pertanyaan Pitra tentang blog lokal yang sedang dibaca saat ini dan bukan blog populer. Sedangkan tweet kedua dari Lia yang berkomentar tentang postingan Setahun Bersama Plurk saya. Means a lot to me
So, sudahkah teman bergabung di Indonesia Matters? Tinggal klik di sini.
Tidak pernah menyangka bahwa aktivitas ngeblog saia bisa sedemikian berwarna setahun ini. Dimulai dengan bergabung di komunitas blogger Depok dan Bekasi, sampai berpetualang ke Dieng, Santolo, dan Curug Cilember. Kalian tau apa poin terbaik yang saia dapatkan dari ngeblog? sahabat-sahabat baru. Mereka yang menjadi teman berdiskusi di dunia online dan teman sebenarnya di dunia offline. Untuk inilah di penutup tahun ini saia persembahkan penghargaan kepada mereka, sahabat-sahabat saia yang menjadi Top 10 Commentator di blog ini (tak perlu diartikan macam-macam, ini murni bentuk terima kasih saia kepada mereka).
Blogger yang pantas menyandang gelar Ratu Ngeblog karena dedikasinya di dunia blogging. Menilik salah satu percakapan kami tentang target postingan tahun ini, dia dengan santai menargetkan 365 postingan, sementara saia hampir setengah tahun saja baru dapat 25 postingan
. Isi blognya total curhatan dia tentang aktivitas sehari-hari. Jadi kalau ingin tau gimana dia hari ini, cukup bookmark blognya dia atau masukkan di Google Reader anda. I know her as a good friend in discussing lots of things.
Blogger berjuluk Ratu Kopdar karena kesukaannya bertatap muka secara offline. Pertemuan awal di sebuah pameran di Depok, kemudian berbincang panjang lebar di blog, mikroblog, dan instant messenger. Perempuan ini menolak untuk dikenal sebagai seleblog. Ia hanya ingin ingin dikenal sebagai blogger rendah hati. Isi blognya mencerminkan definisi blog sebagai diari online–bisa curhat, puisi, dan sekarang intens sekali bersama bloggerbekasi mengembangkan komunitas tersebut di tempat tinggalnya. I know her as a sensible blogger.
Blogger yang punya totalitas untuk berkarya lewat dunia open source, Linux. Awal berkenalan yang konyol di sebuah mikroblog, malah akhirnya mengeratkan persahabatan online kami. Isi blognya banyak bercerita tentang Linux, review, dan yang paling saia suka Obrolan Sore-nya. Entah apakah dia masih berani untuk menelurkan puisi lagi setelah puisi terakhirnya dipuji oleh semua teman-temannya. I know him as a sincere and loyal friend.
Blogger yang tulisan-tulisannya sering nangkring di papan atas rangking Google. Hal ini ditunjang berkat kolaborasinya dengan komunitas blogger Garut, BG. Isi blognya campur-campur, meski sekarang aktif sekali bercerita tentang kegiatan jalan-jalan bersama blogger lainnya. Untuk mengulik kemampuan si ganteng—kamera terbarunya, katanya. I believe she has a bright future to become a fine photographer.
Blogger berjuluk Jejaka Petualang ini memiliki semangat ultra dalam bertualang. Dan itu semua terekam di postingan blognya. Saia percaya jika postingan petualangannya layak untuk dibukukan. Sampai di sini, saia tergelitik untuk bertanya, adakah beda antara jalan-jalan dan berpetualang? Anyway, I know him as a fine adventurer.
Blogger asli Sinjai yang terdampar di kota super panas, Surabaya. Berkenalan berkat sebuah mikroblog, akhirnya silaturahmi dengannya tercipta baik sampai sekarang. Salut untuknya yang selalu membuka ruang diskusi dan pertemanan dengan blogger-blogger lainnya. Di tahun ini pula, ia berani untuk memiliki blog berbayar. I know her as my big fans hihihi.
Blogger yang juga penulis di dunia nyata. Dikarenakan profesinya, postingannya pun enak dibaca. Banyak bercerita tentang review makanan atau curhatnya tentang kehidupan. Saia paling ingat tentang postingan seorang gadis yang dipaksa berlari oleh sekitarnya. Is it you, girl? I know her as a well writer.
Blogger aktif yang memiliki banyak teman di dunia perbloggingan. Isi blognya khas perempuan. Belum sempat mengenal lebih dekat melalui jejaring sosial lainnya, sehingga informasi yang saia dapat pun masih terbatas. Tapi dengan bekal rajinnya ia berkunjung ke blogger lainnya, saia yakin ia akan dikenal sebagai blogwalker sejati.
Blogger yang belalai-nya ada di mana-mana. Meski mengaku berdomisili di Surabaya, tetapi dikenal baik di kalangan blogger daerah Timur Tengah sana (baca: Jawa Timur dan Jawa Tengah). Pun ia cukup dikenal di komunitas blogger Garut, Depok, dan Bekasi. I know him as a dedicated blogger.
Begawan blogger yang dikagumi blogger-blogger muda berkat dedikasinya di dunia blogging. Pernah mendapatkan award sebagai Blog Pendidikan Terbaik di ajang Internet Sehat 2009. Ciri khas tulisannya dikemas dengan gaya bertutur seorang guru menyikapi segenap aspek permasalahan hidup. I know him as a humble yet inspiring blogger.
Berawal dari tawaran untuk mengisi salah satu sesi seminar FUKI Fair, Kumpul Blogger Muslim (KUBUS) 2009, saya akhirnya dipertemukan oleh teman-teman blogger baru pada hari sabtu, 21 November 2009. Mereka yang bermimpi untuk membangkitkan kembali salah satu komunitas blogger muslim yang sedang vakum saat ini, Indonesian Muslim Blogger (IMB).

Di akhir acara, blogger-blogger yang menghadiri acara bersepakat untuk mencoba menghidupkan kembali Indonesian Muslim Blogger yang sedang mati suri. Diharapkan komunikasi tahap awal dilakukan melalui blog dan berbagai situs social network hingga akhirnya diluncurkannya (kembali) komunitas ini ke permukaan.
Semoga di sisa kesibukan saat ini, saia masih bisa berkontribusi. Amin.
The party was over on last Saturday. There were many hopes for the event and in the end, some of it still remain unfulfilled.
Buat saia pribadi, acara ini lebih cocok disebut kopdar akbar atau seminar akbar blogger ketimbang bayangan sebuah “pesta” yang ada di benak saia. Disebut kopdar akbar dikarenakan acara ini mampu mempertemukan kurang lebih 1.200 blogger, yang diantaranya terdapat blogger mancanegara semisal dari Australia, Singapura, dan Amerika Serikat. Disebut seminar akbar karena acara ini menyajikan banyak sesi break out yang dipandu blogger-onliner kenamaan Indonesia dan luar negeri. Dan tidak memilih disebut dengan “pesta” karena sepanjang acara, Pesta Blogger tidak mengesankan acara yang fun dan penuh keakraban khas komunitas.
Persiapan Mengikuti Pesta Blogger 2009
Blogger-blogger Depok sendiri yang berada di titik terdekat dibanding kota-kota penyangga Jakarta lainnya, menuju SMESCO sebagai venue acara di Jl.Gatot Subroto dengan konvoi delapan motor pukul 8 pagi. Ketika sampai ke venue acara, belum apa-apa kami sudah dibuat kecewa dengan pemberian lokasi stand bazaar komunitas yang berlokasi di selasar kanan venue berjarak lebih dari 100 meter pintu masuk. Saia nda habis pikir kenapa menempatkan stand komunitas terpisah jauh dari venue acara sementara di dalam pun masih banyak ruangan yang kosong. Alhasil keinginan kami untuk memperkenalkan deBlogger ke pengunjung pun tidak kesampaian.
Sebelum acara pembukaan dimulai, saia pun bertemu muka dengan beberapa blogger-onliner yang sering saia lihat profilnya di internet. Sementara banyak blogger-blogger kenamaan yang banyak berkiprah di dunia blogging Indonesia justru pertama kali saia kenali wajahnya di acara Muktamar BHI, Blogging for Nothing sehari sebelumnya. Di sana saia berkenalan dengan Pak Nukman, Ndoro Kakung, Gajah Pesing, beberapa perwakilan komunitas TPC, Kayubaimbai, dan pasti yang punya Jakarta, BHI dan Kojaker.
Indonesia Informatif
Salah satu yang menyelamatkan acara Pesta Blogger 2009 adalah acara ini dihadiri oleh Menkominfo terpilih Kabinet Indonesia Bersatu II, Tifatul Sembiring. Dalam pidato singkat penuh makna, Tifatul mempromosikan slogan Indonesia Informatif mengenai upaya menggunakan internet sebagai ujung tombak penyebaran informasi di Indonesia. Tidak seperti birokrat lain yang sering berpanjang lebar mengisi pidato pembukaan, Tifatul hanya memberikan janji penyebaran teknologi informasi dengan slogan: Komunikasi lancar, Informasi benar. As Pesta Blogger 2009’s chairman said, Iman Brotoseno, he was stealing the show.
Pesta Blogger sebagai Orangtua Komunitas Blogger
Sebagai event tahunan yang paling diakui eksistensinya di Indonesia, sebenarnya sebagai pribadi atau pun ketua deBlogger, saia mengharapkan Pesta Blogger dapat berperan sebagai orang tua seluruh komunitas blogger yang ada di Indonesia. Orang tua tentunya akan merasa senang, bangga, dan bahagia ketika jabang bayi komunitas lahir ke permukaan. Coba saja telaah beberapa komunitas yang baru muncul setahun sebelum penyelenggaraan Pesta Blogger 2009: Bengawan, deBlogger, Cimart, dan terakhir Be-Blog.
Sadly to say, jangankan menceritakan bayi komunitas-komunitas tersebut kepada kepada keluarga besar Blogger Indonesia, pembawa acara hanya mengira-ngira komunitas mana yang hadir di acara kali ini. Kalau sampai panitia tidak tau seluruh komunitas yang hadir di acara ini, satu PR tidak dikerjakan dengan baik!
Sesi Break Out yang Memprihatinkan
Sedianya, acara ini yang paling saia harapkan untuk memberikan pencerahan dari aktivitas ngeblog saia selama ini, tapi apa lacur pembagian kelas break out dengan hanya sekat-sekat dalam sebuah hall menghancurkan semuanya. Bagaimana bisa sesi-sesi tersebut digabung dalam sebuah hall dengan mikrofon yang menyalak-nyalak dari tiap kelas? Jangan bayangkan gimana kecewanya Pak Nukman yang mengisi sesi break out Blogpreneur dengan mikrofon yang nyaris tak terdengar. Membaca gerak bibir beliau? you’re kidding me, right.
Hal yang tidak jauh berbeda dialami oleh sesi breakout yang saia ikuti, Leadership in New Era yang dipandu Budi Putra, Country Editor Yahoo! Indonesia.
Daripada stres mendengarkan multi input suara dari semua sesi, akhirnya saia pun memutuskan untuk nongkrong di depan venue acara, berdiskusi sengit dengan Mba Ajeng perihal Lomba Penulisan Blog-Photoblog yang sedang digodog oleh panitia be-Blog. Dan yang paling berkesan adalah ngobrol ringan dengan sesepuh blogger Bandung, Ikhlasul Amal seputar Baraya Blogger dan wacana pemindahan kota penyelenggara Pesta Blogger.
After Pesta Blogger 2009

Satu big point yang saia harapkan dari acara ini sebenarnya adalah Pesta Blogger dapat menjadi orang tua semua komunitas yang hadir di Jakarta. Coba saja bayangkan berapa banyak blogger-blogger luar daerah yang bersemangat hadir di sini hanya untuk mendapatkan pencerahan dari kegiatan ini. Kalau tidak ada kesan yang panitia hadirkan kepada mereka, dari sekadar mengikuti upacara pembukaan dan mengikuti seminar, jangan terlalu banyak berharap mereka akan datang kembali di Pesta Blogger selanjutnya.
Di sisi lain, Pesta Blogger berhasil membuat saia berkenalan dan bersitatap dengan Kang Ikhlasul Amal (sesepuh BBV), Enggar, Ilman Akbar (Pencetus ayongeBlog dan anakUI.com), Satya Witoelar (Pendiri mikroblog Indonesia, Koprol), serta bertemu kembali dengan praktisi openSuse, Mas Vavai (who’s my senior at SMAN 2 Bekasi). Hal ini sedikit banyak mengobati kekecewaan saya terhadap penyelenggaraan Pesta Blogger kali ini.
Harapan Pesta Blogger Tahun Depan

Entah apakah acara ini akan ada lagi tahun depan dan entah apakah saia pun masih punya antusiasme yang tinggi seperti saat ini, saya hanya ingin memberikan masukan untuk penyelenggaraan Pesta Blogger selanjutnya:
• Pilih tempat yang lebih representatif dibanding venue acara sekarang. It’s totally big lose point dari penyelenggaraan Pesta Blogger tahun ini.
• Berikan apresiasi kepada semua komunitas blogger yang hadir untuk memperkenalkan daerahnya kepada semua audiens.
• Coba diubah rundown acara yang lebih seperti seminar akbar dengan acara-acara yang lebih fun dan berkesan. Meminta setiap komunitas untuk unjuk gigi di depan panggung, buat saia secara pribadi jauh lebih menarik dan berkesan. Seminar-seminar seperti itu bisa kami peroleh di lain waktu.
For what it’s worth, thank you panitia Pesta Blogger 2009 yang sudah mempertemukan saia dengan blogger-blogger dari seluruh Indonesia, big applause to you!

Launching ini sendiri sebenarnya sudah digagas sejak dua bulan yang lalu oleh pengurus inti be-Blog. Sampai akhirnya acara peresmian bisa hadir ke permukaan tentu tidak tanpa aral merintang. Mulai dari kepastian kehadiran walikota untuk meresmikan acara, pengurusan izin dari pihak Polsek Bekasi Selatan, sampai diskusi rundown acara yang penuh dinamika. Dalam kepanitiaan launching ini sendiri, saya bertindak sebagai seksi acara bersama dengan Mba Ajeng, Mas Vavai, dan Mas Uddin. Seru bekerjasama dengan mereka!
Sampai akhirnya Walikota Bekasi, H.Mochtar Muhammad hadir ke tempat acara pukul 11.30 WIB, acara peresmian pun resmi dimulai dipandu oleh Pak Ipul dan sang Istri Mba Iswahyuni.
The Show
Acara peresmian dibuka oleh Ketua be-Blog, Aris Heru Utomo, yang menceritakan bagaimana akhirnya gagasan beberapa blogger Kompasiana untuk mendirikan sebuah komunitas blogger di Bekasi terwujud. Acara inti yaitu peresmian be-Blog dilakukan oleh Walikota Bekasi, H.Muchtar Mohammad dengan menekan tombol sehingga portal komunitas ini pun resmi diaktivasi.
Setelah break untuk beristirahat, sholat, dan makan siang, acara talkshow pun digulirkan dengan menghadirkan tiga tokoh berlatar belakang berbeda: Marsekal (Purn) Chappy Hakim yang berasal dari kalangan militer, Paman Tyo yang merupakan blogger senior di keluarga besar blogger Indonesia, dan Kang Pepih Nugraha, seorang jurnalis senior di sebuah jurnalisme warga salah satu media online, Kompasiana. Dipandu oleh blogger senior Bekasi, Mas Vavai, acara diupayakan berjalan serileks mungkin di tengah-tengah udara panas yang menyengat venue acara.
Secara pribadi, saya sangat sangat tertarik dengan presentasi yang dilakukan oleh Paman Tyo, konsepnya untuk menjadikan komunitas ini sebagai salah satu gerbang informasi kota Bekasi, saya pikir sangat layak untuk diimplementasikan oleh be-Blog.

Setelah dua acara serius itu selesai, panitia pun men-set up semua perwakilan blogger daerah yang hadir untuk memberikan testimoni dan mengucapkan selamat atas kehadiran be-Blog.
The Bloggerhood
Saya masih ingat ketika saya menjadi ketua panitia peresmian Komunitas Blogger Depok, saya dan Andri Nawawi bertemu dengan salah satu blogger senior Indonesia, Kang Andy MSE dan Mba Upik di Wetiga. Waktu itu, kami baru pertama kali bertemu secara offline, tapi keakraban yang tercipta di dunia blogging online ternyata membuat suasana pertemuan dan obrolan demikian akrab dan hangat. Oh iya, di sini saya pertama kali bertemu muka dan berkenalan dengan Paman Tyo

Keakraban dan kebersamaan pula yang saya harapkan ketika be-Blog memberikan waktu khusus untuk semua perwakilan komunitas blogger luar daerah yang hadir untuk memberikan ucapan selamat. Tercatat dari Kompasiana, Riky dari Wong Kito (Palembang), Bahtiar dari BHI (Jakarta), Astri Diniyati dari Blogar (Garut), Kurnia Adhi Wibowo dari Bengawan (Solo), Novi dari TPC (Surabaya), Risna dari Blogger Ngalam (Malang), dan saia sendiri mewakili komunitas saia tercinta deBlogger (Depok). Senang rasanya bertemu mereka yang telah berjuang bersama memberikan kontribusi buat kotanya masing-masing dengan media blog. Salam bloggerhood Indonesia, kawan!
The Participant

Menurut informasi panitia, acara ini dihadiri oleh 141 pengunjung yang terdiri dari para sponsor, undangan, dan yang terpenting blogger-blogger Bekasi yang ingin menyaksikan bersama kelahiran komunitas tercinta mereka hadir ke permukaan. Sebagaimana yang saia ucapkan dalam acara pemberian testimoni, saia sangat merekomendasikan be-Blog menjadi wadah kreativitas blogger-blogger Bekasi untuk berkontribusi bagi kotanya.
Dari deBlogger sendiri, acara ini dihadiri oleh Ramadoni dan Gege, sementara Kang Iman dan Mba Isti tidak dapat hadir karena sesuatu hal. Thanks untuk kehadiran dan kebersamaannya, bro!

The Contest
Satu yang paling menarik dari kegiatan peresmian komunitas ini adalah kontes yang diadakan oleh panitia. Meminta Bapak Walikota untuk menginformasikan langsung Lomba Penulisan Blog dan Photoblog, pengunjung dibuat terperangah dengan hadiah yang dijanjikan:
Juara I : 10 juta
Juara II : 7,5 juta
Juara III : 5 juta
Untuk masing masing kategori dan para pemenang pun akan diberikan kehormatan dalam acara apel di Kantor Walikota.
Detail lebih lanjut tentang lomba ini saat ini sedang digodok oleh panitia yang diketuai oleh Daeng Amril, stay tune di portal Blogger Bekasi karena dalam minggu ini akan dilakukan sosialisasi dan pendaftaran lomba.
The Hope
Ketika sebuah komunitas blogger hadir, saya berharap ia tidak seperti bintang jatuh. Berpendar berkilauan sangat terang untuk kemudian hilang berpuluh tahun kemudian baru muncul kembali. Saya sangat berharap be-Blog pun bisa tetap semangat dan kompak dalam perjalanannya mengejar visi dan misi komunitasnya. Pun saia berharap be-Blog bersama-sama dengan deBlogger (Depok), Blogor (Bogor), Batagor – BBV (Bandung), dan Blogar (Garut) bisa memberikan sinergi antarkomunitas blogger Provinsi Jawa Barat sebelum bersama-sama dengan semua komunitas di Indonesia menyuarakan Blogging for Society.
Semoga langgeng dan padu, be-Blog!
Silaturahmi itu kunci keluarga besar blogger Indonesia yang ramah dan hangat.
Apa sebenarnya yang paling asyik dari sebuah kegiatan ngeblog? Buat saya sendiri ngeblog memberikan keasyikan ketika bisa mengenal pribadi seseorang dari tulisannya. Kita bisa belajar menulis gratis dari limpahan berbagai teknik menulis mereka. Mengikuti hampir 250 blog yang terangkum di Agregator Dhodie, Ini lah saatnya berbagi sedikit ilmu tentang bagaimana cara membangun agregator berbasis blogspot. Agregator ini bertujuan untuk mengetahui posting mutakhir blogger-blogger lain.
Modifikasi Widget Blogroll
Di sini saya ingin berbagi cara bagaimana kita membangun sebuah blog yang hanya berisi agregasi (kumpulan) update postingan blog yang saya ikuti. Sejatinya caranya hanya memodifikasi widget blogroll yang diberikan oleh Blogspot. Jika widget blogroll biasanya ditaruh di sidebar, agregator akan menaruh widget blogroll sebagai isi postingan. Jadi berada di menu utama (cek kembali tautan Agregator Dhodie).
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membangun sebuah agregator blog:
Jika kawan belum memiliki sebuah akun blog di blogspot, kawan bisa membuatnya di sini. Ikuti langkah-langkah yang umum digunakan untuk membuat akun blog. Jika sudah punya, bisa dimulai dengan masuk terlebih dahulu ke dashboard. Berikut contoh tampilan akun blog saya:

Dapat diamati bahwa saya memiliki 3 blog dengan satu akun yang sama: Dhodie’s blog sebagai blog utama, Blogosfir Dhodie sebagai agregator, dan cobasaja untuk trial and error.
Langkah-langkah untuk membuat sebuah blog baru dengan akun blog lama:
- Log in
- Masuk ke dashboard
- Klik Create a Blog di dashboard
- Create account untuk memilih alamat blog
- Name Blog untuk judul blog
- Choose a template, pilih saja Minima
- Klik Start Blogging
2. Tambahkan Widget Blogroll
Setelah langkah di atas, kawan sudah resmi memiliki sebuah blog baru. Langkah berikutnya adalah bagaimana kita menambahkan fasilitas widget blogroll:
- Klik tab Layout
- Pilih tab Page Element
- Klik Add a Gadget
- Pilih Blog List sebagai widget blogroll
- Klik Save
Hasil dari penambahan ini dapat diamati pada tampilan di bawah:

Perhatikan baik baik dua elemen widget:
- Blog Post yang menampilkan hasil postingan kita.
- My Blog list yang menampilkan blog yang akan kita ikuti.
3. Modifikasi Elemen Widget Lain
Sementara itu, widget awal yang disediakan theme Minima adalah:
- Follower
- Blog Archive
- About Me
Dikarenakan yang kita perlukan hanya widget My Bloglist, kita dapat menghapus semua widget di atas. Langkahnya adalah sebagai berikut:
- Klik Edit di masing-masing elemen widget
- Pilih Remove di kiri bawah
Setelah semuanya selesai, tampilannya adalah sebagai berikut:

Catatan: jangan lupa klik Save setelah 3 widget di atas kita hapus.
4. Mengganti Isi Posting dengan Blogroll
Page Element yang user-friendly dari Blogspot, memungkinkan kita untuk langsung memindahkan elemen-elemen widget dengan men-dragnya (menghold dan menggeser widget ke tempat yang diinginkan). Kita bisa memanfaatkan kemudahan ini untuk mengganti tampilan postingan menjadi blogroll saja.
Langkah yang dilakukan cukup hanya menghold widget Bloglist kemudian menggesernya untuk ditaruh di atas widget Blogpost. Sesederhana itu.

5. Tambahkan blog yang diikuti
Langkah selanjutnya adalah memasukkan feed RSS update postingan terakhir blog dalam widget blog list:
- Pilih Edit
- Centang semua pilihan: Icon, Title, Snippet, Thumbnail, Date
- Klik Add to List
- Masukkan alamat blog blogger
- Klik Add
- Lakukan langkah yang sama (Add to list s.d. klik Add) untuk alamat blog lain.
- Setelah selesai, pilih Save.

6.Rename Nama Blogroll
Banyak blogger menggunakan title blog yang tidak sama dengan dengan alamat blognya. Contoh:
• Blog Perawat Online berjudul Fingers Movement
• Blog Pribadi saya berjudul Dhodie Weblog
• Blog Begawan berjudul metaMARSphose
Semakin banyak blog, semakin kita akan dibuat bingung dengan judul yang berbeda ini. Langkah terakhir membuat agregator adalah merapikan nama blog sesuai dengan nama asli blogger tersebut (tentu, ini optional saja). Untuk mengubahnya, di tiap-tiap penambahan alamat blogger, setelah langkah klik Add di atas:
- Klik Rename di samping blog yang judul blognya berbeda
- Tentukan sendiri nama blogger yang diinginkan
- Klik Save

Akhirnya perjuangan membangun agregator pun selesai. Akan tetapi, hal terakhir dan terpenting dari peran agregator itu sendiri adalah berkunjung ke blog-blog yang kawan ikuti.
Apa asyiknya nge-Blog tapi nggak pernah meninggalkan jejak di blog orang lain?
Social Widgets powered by AB-WebLog.com.
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline